Gelombang Panas Ekstrem Picu Darurat Iklim Global
Selasa, 22 Juli 2025 - 07:50 WIB
loading...
A
A
A
Di seluruh Eropa, setidaknya delapan kematian akibat panas telah dilaporkan di beberapa negara, termasuk Spanyol dan Italia, karena benua itu terus dilanda gelombang panas ekstrem.
"Saat ini kita berada di bawah pengaruh sistem tekanan tinggi yang kuat; sistem ini memerangkap udara panas dari Afrika Utara ke wilayah ini. Seperti yang kita lihat, hal itu berdampak besar pada apa yang kita alami," kata Clare Nullis, juru bicara Organisasi Meteorologi Dunia.
Ia mengatakan orang-orang harus belajar hidup dengan gelombang panas yang lebih sering dan lebih intens akibat perubahan iklim.
Layanan Perubahan Iklim Copernicus yang didanai Uni Eropa mengatakan dalam sebuah artikel baru-baru ini bahwa "kerusakan lingkungan binaan akibat peristiwa cuaca ekstrem diperkirakan akan meningkat sepuluh kali lipat pada akhir abad ini semata-mata karena perubahan iklim."
Dampak iklim yang meluas ini menunjukkan pentingnya membangun ketahanan yang lebih besar, ujarnya, termasuk melalui langkah-langkah fisik dan teknologi seperti daur ulang air, pengumpulan air hujan dan air limbah, desain bangunan berketahanan iklim, pemetaan risiko, dan sistem peringatan dini.
"Adaptasi diperlukan di semua sektor dan tingkat pemerintahan, dan tindakan harus mengatasi dampak iklim saat ini serta melindungi dari risiko di masa mendatang," demikian menurut laporan tersebut.
"Saat ini kita berada di bawah pengaruh sistem tekanan tinggi yang kuat; sistem ini memerangkap udara panas dari Afrika Utara ke wilayah ini. Seperti yang kita lihat, hal itu berdampak besar pada apa yang kita alami," kata Clare Nullis, juru bicara Organisasi Meteorologi Dunia.
Ia mengatakan orang-orang harus belajar hidup dengan gelombang panas yang lebih sering dan lebih intens akibat perubahan iklim.
Layanan Perubahan Iklim Copernicus yang didanai Uni Eropa mengatakan dalam sebuah artikel baru-baru ini bahwa "kerusakan lingkungan binaan akibat peristiwa cuaca ekstrem diperkirakan akan meningkat sepuluh kali lipat pada akhir abad ini semata-mata karena perubahan iklim."
Dampak iklim yang meluas ini menunjukkan pentingnya membangun ketahanan yang lebih besar, ujarnya, termasuk melalui langkah-langkah fisik dan teknologi seperti daur ulang air, pengumpulan air hujan dan air limbah, desain bangunan berketahanan iklim, pemetaan risiko, dan sistem peringatan dini.
"Adaptasi diperlukan di semua sektor dan tingkat pemerintahan, dan tindakan harus mengatasi dampak iklim saat ini serta melindungi dari risiko di masa mendatang," demikian menurut laporan tersebut.
(wbs)
Lihat Juga :