Pekerja Pabrik Masa Depan Telah Lahir: Robot Humanoid China Ini Bisa Bekerja 24 Jam Non-Stop, Ganti Baterai Sendiri dalam 3 Menit

Jum'at, 18 Juli 2025 - 21:52 WIB
loading...
Pekerja Pabrik Masa...
Robot humanoid asal China bisa bekerja 24 jam non stop karena mampu mengganti baterai sendiri. Foto: ist
A A A
JAKARTA - Bayangkan sebuah lantai pabrik yang tidak pernah tidur. Di sana, para pekerjanya tidak mengenal lelah, tidak butuh istirahat, dan tidak pernah mengeluh. Saat "energi" mereka habis, mereka dengan tenang berjalan ke sebuah stasiun, mengganti sendiri "sumber tenaga" mereka dalam hitungan menit, lalu kembali bekerja.

Ini bukan adegan dari film fiksi ilmiah, melainkan kenyataan baru yang baru saja dipertontonkan oleh UBTech Robotics, perusahaan robotika canggih asal Shenzhen, China.

Mereka telah melahirkan Walker S2, robot humanoid industrial pertama di dunia yang mampu mengganti baterainya sendiri secara otonom.

Dengan kemampuan "makan" sendiri ini, Walker S2 dirancang untuk bisa bekerja 24 jam sehari, 7 hari seminggu, tanpa henti. Sebuah terobosan yang menandai fajar baru dalam dunia industri, sekaligus lonceng peringatan bagi para pekerja pabrik manusia.

'Ilmu' Mobil Listrik Diterapkan pada Robot

Konsep di balik keajaiban ini sebenarnya diadaptasi dari dunia otomotif. Jika mobil listrik seperti Nio bisa menukar baterai kosong dengan yang penuh di stasiun penukaran, UBTech menerapkan logika yang sama pada robotnya.

Walker S2 dibekali sistem dua baterai. Jika baterai utama mulai lemah, ia bisa beralih ke baterai cadangan sambil berjalan menuju stasiun pengisian. Di sana, tanpa perlu bantuan manusia atau dimatikan, ia bisa melepas baterai lama dan memasang baterai baru yang sudah terisi penuh hanya dalam waktu 3 menit.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
Penggunaan AI Melesat...
Penggunaan AI Melesat Sebabkan Harga Mobil Naik Signifikan
BYD Umumkan Akan Jualan...
BYD Umumkan Akan Jualan Robot Humanoid lewat Dealer Mobil
5 Keunggulan Robot...
5 Keunggulan Robot Humanoid MK-1 yang Dijuluki Prajurit Super AS
Rekomendasi
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
OSN SMA Tingkat Kabupaten/Kota...
OSN SMA Tingkat Kabupaten/Kota 2026 Segera Dimulai, Simak Tata Tertibnya
Tepis Media Nasional...
Tepis Media Nasional Tak Liput Demo Mahasiswa, KPI Sebut 9 Televisi Telah Memberitakan
Berita Terkini
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved