Skandal Kiss Cam di Konser Coldplay: CEO Perusahaan Teknologi Rp15,5 Triliun Astronomer Terciduk Mesra dengan Bawahan
Jum'at, 18 Juli 2025 - 14:16 WIB
loading...
A
A
A
Panik dan Upaya 'Menghapus Jejak'
Bak disambar petir di siang bolong, insiden ini dengan cepat menyebar di media sosial. Para "detektif" dunia maya tak butuh waktu lama untuk mengidentifikasi pasangan canggung itu sebagai dua petinggi di perusahaan teknologi Astronomer.Kepanikan tampaknya juga melanda internal perusahaan. Tak lama setelah video itu viral, unggahan di situs resmi dan LinkedIn perusahaan yang mengumumkan perekrutan Kristin Cabot pada tahun 2024, tiba-tiba menghilang. Padahal, unggahan itu memuat kutipan penuh pujian dari sang CEO, Andy Byron, untuk Cabot.
"Di Astronomer, sumber daya manusia kami adalah aset paling berharga. Kepemimpinan Kristin yang luar biasa akan sangat penting seiring kita melanjutkan pertumbuhan pesat," demikian kutipan Byron dalam rilis yang kini telah dihapus.
Upaya "menghapus jejak digital" ini justru menjadi bumerang. Tindakan tersebut dianggap sebagai pengakuan bersalah secara tidak langsung dan semakin memanaskan perbincangan, memicu pertanyaan serius tentang etika dan kepemimpinan di dalam perusahaan.
Hingga kini, baik Byron, Cabot, maupun pihak Astronomer belum memberikan komentar resmi apapun terkait skandal memalukan ini.
Jadi, Apa Sebenarnya Bisnis Perusahaan Rp15,5 Triliun Ini?
Skandal pribadi ini sontak membuat publik bertanya-tanya, apa sebenarnya Astronomer? Perusahaan yang didirikan pada tahun 2018 ini bukanlah perusahaan main-main. Dengan valuasi mencapai Rp15,5 triliun sejak 2022, mereka adalah pemain penting di balik layar dunia teknologi.Lihat Juga :