Serangga Cyborg Penyelamat: Saat Kumbang Jadi Harapan Terakhir untuk Temukan Korban di Bawah Reruntuhan
Jum'at, 11 Juli 2025 - 10:08 WIB
loading...
A
A
A
"Kumbang memiliki banyak karunia alami yang membuat mereka ahli dalam memanjat dan bermanuver di ruang-ruang kecil yang kompleks seperti reruntuhan padat, yang sulit dinavigasi oleh robot," jelas Dr. Thang Vo-Doan, yang memimpin penelitian ini.
"Pekerjaan kami memanfaatkan karunia ini dan menambahkan kontrol yang dapat diprogram yang memungkinkan panduan arah yang presisi, tanpa memengaruhi masa pakai kumbang."
Tim peneliti telah berhasil mendemonstrasikan kemampuan untuk memandu kumbang-kumbang ini bergerak ke samping dan bahkan memanjat dinding vertikal, sesuatu yang nyaris mustahil dilakukan oleh robot seukuran mereka.
"Jika orang terperangkap di bawah reruntuhan yang luas, Anda ingin dapat menemukan mereka secepat mungkin dan mulai merencanakan cara untuk mengeluarkan mereka," kata Dr. Vo-Doan.
"Pekerjaan kami memanfaatkan karunia ini dan menambahkan kontrol yang dapat diprogram yang memungkinkan panduan arah yang presisi, tanpa memengaruhi masa pakai kumbang."
'Sihir' di Balik Ransel Microchip
"Ransel" yang dipasang di punggung kumbang ini bukanlah sekadar hiasan. Ia adalah sebuah antarmuka sibernetik. Dengan menggunakan elektroda, ransel ini mengirimkan stimulasi listrik ringan ke antena atau sayap depan kumbang, "mendorong" mereka untuk bergerak ke arah yang diinginkan oleh operator.Tim peneliti telah berhasil mendemonstrasikan kemampuan untuk memandu kumbang-kumbang ini bergerak ke samping dan bahkan memanjat dinding vertikal, sesuatu yang nyaris mustahil dilakukan oleh robot seukuran mereka.
Visi Lima Tahun ke Depan: Dari Laboratorium ke Medan Bencana
Ini bukan lagi sekadar eksperimen laboratorium. Tim ini memiliki sebuah target yang sangat ambisius."Jika orang terperangkap di bawah reruntuhan yang luas, Anda ingin dapat menemukan mereka secepat mungkin dan mulai merencanakan cara untuk mengeluarkan mereka," kata Dr. Vo-Doan.
Lihat Juga :