Gocek Aturan AS, ByteDance Siap Pisahkan CapCut dengan TikTok

Kamis, 10 Juli 2025 - 10:34 WIB
loading...
Gocek Aturan AS, ByteDance...
yteDance Siap Pisahkan CapCut dengan TikTok. FOTO/ Social Bee
A A A
JAKARTA - ByteDance tengah mengembangkan aplikasi TikTok dan CapCut terpisah khusus untuk pengguna di Amerika Serikat guna mengatasi masalah pemblokiran operasional.

BACA JUGA - 5 Cara Download Video CapCut Tanpa Watermark, Mudah Banget!

Aplikasi terpisah ini dimaksudkan untuk memisahkan operasional antara wilayah AS dan global, serta memfasilitasi proses penjualan operasional jika diperlukan.

Untuk saat ini, ByteDance belum mengeluarkan pernyataan resmi apa pun terkait rencana ini atau aplikasi lain yang mungkin juga akan menerima versi AS mereka sendiri.

Tidak hanya itu, ByteDance juga terlihat berencana untuk memperkenalkan aplikasi varian CapCut khusus untuk pengguna AS, yang disebut CapCut AS.

Aplikasi terpisah ini akan memudahkan ByteDance untuk memisahkan operasional untuk wilayah AS dan juga global.
Hal ini juga akan memudahkan mereka jika ByteDance harus menjual bisnis dan operasional mereka di AS.

Belum diketahui apakah aplikasi lain juga akan memperkenalkan varian AS mereka sendiri atau sebaliknya. Untuk saat ini, ByteDance belum mengeluarkan komentar apa pun terkait masalah ini.

Sebelumnya, Perintah baru Donald Trump akan berakhir pada 17 September. TikTok akan meluncurkan aplikasi baru khusus untuk pengguna AS pada 5 September, menurut The Information.

Lebih dari 170 juta pengguna TikTok di Amerika Serikat akan diminta untuk pindah ke aplikasi baru yang dikembangkan menggunakan nama kode M2. Aplikasi yang sudah ada masih dapat digunakan hingga 26 Maret 2026.

Hingga saat ini, siapa yang akan menjadi pemilik baru TikTok di Amerika Serikat masih menjadi misteri, dengan Trump hanya mengatakan mereka adalah "orang kaya" dan hanya menunggu izin dari China.

Penjualan TikTok awalnya ditentang oleh China karena dianggap sebagai penjualan teknologi lokal.

Algoritma yang dikembangkan oleh Bytedance untuk TikTok tidak dapat dijual tanpa izin pemerintah.

Pengembang aplikasi baru ini mungkin menjadi indikator paling awal bahwa aplikasi baru tersebut akan menggunakan algoritma yang berbeda.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Nvidia Siap Gandeng...
Nvidia Siap Gandeng Perusahaan China demi Kembangkan Robot Super Humanoid
China Kenalkan Sistem...
China Kenalkan Sistem Identitas Digital untuk Robot Humanoid
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Piala Dunia 2026 Berpotensi...
Piala Dunia 2026 Berpotensi Jadi Panggung Terakhir Luka Modric
Rekomendasi
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Michael Oliver Mendadak...
Michael Oliver Mendadak Dicoret di Laga Pertama Piala Dunia 2026, Ada Apa?
Berita Terkini
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved