Topan Danas Picu Hujan Lebat di Wilayah Asia Tenggara
Senin, 07 Juli 2025 - 20:55 WIB
loading...
Hujan Lebat di Wilayah Asia Tenggara. FOTO/ DOK SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Topan Danas melemah menjadi badai tropis pada hari Senin (7/7/2025) di Taiwan akan membuat beberapa negara di Asia Tenggara termasuk di Indonesia akan diguyur hujan deras.
BACA JUGA - Diguyur Hujan Deras, Jakarta Selatan Tergenang
Seperti dilansir dari DPA, Pusat Operasi Darurat Pusat (CEOC) mengonfirmasi dua kematian di kota selatan Tainan, termasuk seorang pria berusia 60 tahun yang meninggal setelah pemadaman listrik memengaruhi ventilator di rumahnya.
Dalam insiden lain, seorang pria berusia 69 tahun meninggal ketika kendaraannya menabrak pohon tumbang akibat angin kencang.
Pihak berwenang mengatakan sedikitnya 334 orang terluka saat Danas menghantam pantai barat Taiwan, membawa hujan lebat dan angin berkecepatan hingga 220 kilometer per jam, menumbangkan pohon, merobek atap, dan menyebabkan banyak kecelakaan lalu lintas.
Sekolah dan bisnis tetap tutup di bagian tengah dan selatan pulau itu pada hari Minggu, sementara Administrasi Penerbangan Sipil mengatakan 143 penerbangan domestik dan 33 penerbangan internasional telah dibatalkan. Menurut Badan Cuaca Pusat (CWA), Danas meninggalkan Taiwan pada Senin pagi dan menuju utara.
Badan cuaca China pada Senin mengeluarkan peringatan akan hujan lebat dan angin kencang, dan badai tersebut diperkirakan akan mencapai provinsi Fujian dan Zhejiang di tenggara pada Selasa.
Melansir Focustaiwan.tw, hingga pukul 24.00, mata topan tersebut berada 30 kilometer di barat daya Chiayi dan bergerak ke arah timur laut dengan kecepatan 25 kilometer per jam (kpj).
Topan tersebut membawa angin kencang maksimum 144 kpj, dengan hembusan hingga 180 kpj, menurut data CWA.
Lingkaran badai topan tersebut telah menyelimuti Penghu, wilayah selatan Miaoli, serta wilayah Nantou, Taitung, dan Hualien, sehingga menimbulkan ancaman bagi seluruh Taiwan dan Kepulauan Penghu, kata CWA.
Angin dan hujan terus menerjang Taiwan selatan dan Penghu, sementara Taiwan tengah juga mengalami peningkatan angin dan hujan, katanya.
BACA JUGA - Diguyur Hujan Deras, Jakarta Selatan Tergenang
Seperti dilansir dari DPA, Pusat Operasi Darurat Pusat (CEOC) mengonfirmasi dua kematian di kota selatan Tainan, termasuk seorang pria berusia 60 tahun yang meninggal setelah pemadaman listrik memengaruhi ventilator di rumahnya.
Dalam insiden lain, seorang pria berusia 69 tahun meninggal ketika kendaraannya menabrak pohon tumbang akibat angin kencang.
Pihak berwenang mengatakan sedikitnya 334 orang terluka saat Danas menghantam pantai barat Taiwan, membawa hujan lebat dan angin berkecepatan hingga 220 kilometer per jam, menumbangkan pohon, merobek atap, dan menyebabkan banyak kecelakaan lalu lintas.
Sekolah dan bisnis tetap tutup di bagian tengah dan selatan pulau itu pada hari Minggu, sementara Administrasi Penerbangan Sipil mengatakan 143 penerbangan domestik dan 33 penerbangan internasional telah dibatalkan. Menurut Badan Cuaca Pusat (CWA), Danas meninggalkan Taiwan pada Senin pagi dan menuju utara.
Badan cuaca China pada Senin mengeluarkan peringatan akan hujan lebat dan angin kencang, dan badai tersebut diperkirakan akan mencapai provinsi Fujian dan Zhejiang di tenggara pada Selasa.
Melansir Focustaiwan.tw, hingga pukul 24.00, mata topan tersebut berada 30 kilometer di barat daya Chiayi dan bergerak ke arah timur laut dengan kecepatan 25 kilometer per jam (kpj).
Topan tersebut membawa angin kencang maksimum 144 kpj, dengan hembusan hingga 180 kpj, menurut data CWA.
Lingkaran badai topan tersebut telah menyelimuti Penghu, wilayah selatan Miaoli, serta wilayah Nantou, Taitung, dan Hualien, sehingga menimbulkan ancaman bagi seluruh Taiwan dan Kepulauan Penghu, kata CWA.
Angin dan hujan terus menerjang Taiwan selatan dan Penghu, sementara Taiwan tengah juga mengalami peningkatan angin dan hujan, katanya.
(wbs)
Lihat Juga :