Untuk Melawan AI Buatan China, Mark Zuckerberg dan Meta Butuh Ilmuwan dari China
Selasa, 01 Juli 2025 - 20:11 WIB
loading...
A
A
A
Wang sendiri yang kemudian mengonfirmasi perekrutan empat ilmuwan China tersebut, menyatakan antusiasmenya untuk berkolaborasi "menuju kecerdasan super".
Keempat ilmuwan yang direkrut Meta memiliki rekam jejak yang mengerikan:
Zhao Shengjia: Lulusan Tsinghua University, universitas paling bergengsi di China.
Ren Hongyu: Lulusan Peking University, dan merupakan salah satu arsitek utama di balik model penalaran revolusioner
OpenAI, o1, serta kontributor inti untuk GPT-4o.
Yu Jiahui: Lulusan "sekolah anak jenius" di University of Science and Technology of China, dan sebelumnya memimpin proyek model bahasa raksasa Gemini di Google DeepMind.
Paradoks di Tengah Perang Teknologi
Perekrutan ini menyoroti sebuah paradoks besar. Sementara pemerintah AS sibuk membangun "tembok" regulasi dan sanksi untuk menghambat kemajuan teknologi China, para raksasa teknologi AS justru sibuk membangun "jembatan emas" untuk membajak talenta terbaik dari negara tersebut.Keempat ilmuwan yang direkrut Meta memiliki rekam jejak yang mengerikan:
Zhao Shengjia: Lulusan Tsinghua University, universitas paling bergengsi di China.
Ren Hongyu: Lulusan Peking University, dan merupakan salah satu arsitek utama di balik model penalaran revolusioner
OpenAI, o1, serta kontributor inti untuk GPT-4o.
Yu Jiahui: Lulusan "sekolah anak jenius" di University of Science and Technology of China, dan sebelumnya memimpin proyek model bahasa raksasa Gemini di Google DeepMind.
Lihat Juga :