ChatGPT Divonis Bikin Rusak Otak, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Selasa, 01 Juli 2025 - 10:47 WIB
loading...
ChatGPT Divonis Bikin...
ChatGPT Divonis Bikin Rusak Otak. FOTO/ DAILY
A A A
LONDON - Pada tahun 2025, ChatGPT telah menjadi lebih dari sekadar asisten digital bagi sebagian orang, ChatGPT menjadi teman sehari-hari. Baik itu menawarkan saran karier, membuat resep, atau menulis ulang CV, jutaan orang mengandalkannya untuk mendapatkan jawaban dan dukungan cepat.

BACA JUGA - Indonesia Mulai Kecanduan ChatGPT, Ahli Ungkap Dampak Buruknya

Namun, sebuah studi baru yang mengungkap menunjukkan bahwa kemudahan ini mungkin menimbulkan biaya kognitif — dan bahwa mengalihdayakan terlalu banyak pemikiran ke AI sebenarnya dapat memperburuk kinerja otak kita.

Berjudul 'Otak Anda di ChatGPT: Akumulasi Utang Kognitif Saat Menggunakan Asisten AI untuk Tugas Penulisan Esai', peneliti MIT menggunakan elektroensefalogram (EEG), analisis linguistik, dan wawancara pascatugas untuk mengeksplorasi apakah penggunaan AI memiliki dampak pada otak.

Mereka mempelajari 54 peserta, membagi mereka menjadi tiga kelompok selama tiga bulan. Satu kelompok secara eksklusif menggunakan ChatGPT untuk menulis esai, kelompok lain mengandalkan mesin pencari tradisional seperti Google (tanpa AI ), dan kelompok ketiga hanya menggunakan ingatan dan penalaran mereka.

Peserta diminta untuk menulis esai berdasarkan perintah SAT, dengan sesi keempat memungkinkan mereka untuk berganti kelompok.

Tidak mengherankan, hasil penelitian menunjukkan bahwa ketergantungan yang berlebihan pada chatbot, seiring waktu, dapat menumpulkan kognisi, pemikiran kritis, dan kreativitas.

Para peneliti menyebut fenomena itu sebagai "utang kognitif" — istilah yang menunjukkan bahwa penggunaan perangkat AI secara sering dapat menghambat proses mental yang terlibat dalam berpikir mandiri.

Dibandingkan dengan kelompok lain, peserta yang menggunakan mesin pencari tradisional secara konsisten lebih puas dengan esai mereka. Sebaliknya, mereka yang mengandalkan AI melaporkan perasaan campur aduk tentang kualitas pekerjaan mereka.

Dalam hal mengingat konten, pengguna AI mengalami kesulitan yang lebih besar. Banyak yang tidak dapat mengingat atau mengutip esai yang telah mereka tulis dengan bantuan ChatGPT secara akurat.

Studi ini juga mengungkap penurunan keterlibatan mental di antara pengguna AI. Pemindaian otak menunjukkan aktivitas yang berkurang dan konektivitas yang lebih lemah di area yang bertanggung jawab atas perhatian, memori, dan fungsi eksekutif.

Rasa kepemilikan peserta atas pekerjaan mereka berubah dengan keterlibatan AI. Sementara beberapa merasa esai itu sepenuhnya milik mereka, yang lain tidak yakin atau tidak terhubung dengan apa yang telah mereka tulis.

Berbicara tentang temuan dalam studi tersebut, para peneliti menyimpulkan: "Hasil ini menimbulkan kekhawatiran tentang implikasi pendidikan jangka panjang dari ketergantungan pada LLM dan menggarisbawahi perlunya penyelidikan lebih dalam tentang peran AI dalam pembelajaran."
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
Rekomendasi
ASN BPK Ditahan KPK...
ASN BPK Ditahan KPK setelah Terjaring OTT: Saya Enggak Terima Uang, Ini Enggak Adil
Bogor Kian Gemilang!...
Bogor Kian Gemilang! Pemkab Bogor Sukses Pertahankan Opini WTP dari BPK RI
Hasil Seleksi Administrasi...
Hasil Seleksi Administrasi PPG Guru Tertentu 2026 Diumumkan, 40.902 Guru Lolos
Berita Terkini
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved