Indonesia Mulai Kecanduan ChatGPT, Ahli Ungkap Dampak Buruknya

Selasa, 01 Juli 2025 - 10:10 WIB
loading...
A A A
Sementar itu riset dari Media Lab di MIT mengungkapkan fakta buruk soal chatbot.

Studi itu menyebutkan penggunaan chatbot dapat berisiko pada kemampuan berpikir kritis. Para peneliti melakukan studi pada 54 subjek berusia 18-39 tahun dan membaginya dalam tiga kelompok, menggunakan ChatGPT, Google Search dan tidak menggunakan sama sekali.

Para subjek diminta menuliskan beebrapa esai SAT saat melakukan penelitian. Tim peneliti menggunakan EEF untuk merekam aktivitas otak.

Seperti dilansir dari Time, para peneliti menemukan pengguna ChatGPT memiliki kinerja buruk pada tingkat saraf, bahasa dan perilaku. Bahkan temuan dalam beberapa bulan mengungkapkan mereka lebih malas dengan setiap esai berikutnya dan menggunakan teknik copy-paste pada akhir studi.

Para peneliti menemukan esai pada subjek yang menggunakan ChatGPT mirip dan tidak memiliki pemikiran yang orisinal. Selain itu, mereka disebut mengandalkan ekspresi dan ide yang sama.

Penilaian dari dua guru bahasa Inggris juga mengatakan hal serupa, sebagian besar esai "tidak berjiwa." Temuan EEG menghasilkan subjek memiliki kontrol eksklusif dan rendahnya keterlibatan perhatian.

Penulis utama makalah, Natalita Kosmyna khawatir soal temuannya. Karena masyarakat dinilai makin bergantung dengan model bahasa besar (LLM) sebagai cara untuk membuat mereka nyaman, tetapi di sisi lain mengorbankan perkembangan otak dalam jangka panjang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Penggunaan AI Melesat...
Penggunaan AI Melesat Sebabkan Harga Mobil Naik Signifikan
Apa Itu Pax Silica?...
Apa Itu Pax Silica? Aliansi UE dan AS untuk Melawan Dominasi AI China
Rekomendasi
MUI Desak Pemerintah-DPR...
MUI Desak Pemerintah-DPR Rumuskan Regulasi Soal LGBT: Harus Lebih Berat dari Perzinaan!
Ruben Onsu Tegur Keras...
Ruben Onsu Tegur Keras Giorgio: Jangan Buat Kesan Seolah Ayahnya Sudah Tidak Ada
Jago STEAM, Tim SMPK...
Jago STEAM, Tim SMPK 4 PENABUR Raih Prestasi di Kompetisi Internasional
Berita Terkini
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved