Arab Saudi Ganti Kiswah, Ini Sejarah Selimut Kiblat dengan Emas Seberat 60 Kg

Jum'at, 27 Juni 2025 - 13:20 WIB
loading...
A A A
Kiswah dibuat menggunakan sekitar 825 kg sutra mentah yang diwarnai hitam di kompleks tersebut, 120 kg benang perak berlapis emas, 60 kg benang perak murni, dan 410 kg kapas mentah.

Sejarah awal Kiswah dapat ditelusuri kembali ke zaman jahiliyah, atau sebelum kedatangan Islam di Arabia. Pada saat itu, orang-orang Arab memuja berbagai dewa dan menghormati Ka’bah sebagai salah satu tempat paling suci di tanah Arab. Kiswah, yang kemudian dikenal sebagai “ghilaf”, adalah kain yang digunakan untuk menutupi bangunan itu sebagai tanda penghormatan terhadap dewa-dewa.

Ketika Islam muncul di Arabia pada abad ke-7, Nabi Muhammad SAW menghapus semua patung dan simbolisme pagan dari Ka’bah dan mengubahnya menjadi tempat suci yang hanya menyembah Allah SWT. Setelah itu, Kiswah juga diubah untuk mencerminkan keyakinan baru ini dan menjadi bagian integral dari ibadah umat Islam.

Kiswah pertama kali diganti oleh umat Islam pada masa Khalifah Umar bin Khattab, pada tahun 647 M. Sejak saat itu, kain tersebut secara rutin diganti setiap tahun pada bulan Dzulhijjah, bulan terakhir dalam kalender Islam, sebelum pelaksanaan ibadah haji.

Selama berabad-abad, Kiswah telah diproduksi di berbagai tempat di seluruh dunia Islam, termasuk Mesir, Suriah, India, dan Iran. Proses pembuatannya sangat rumit dan membutuhkan waktu dan keahlian yang besar. Kain tersebut terbuat dari sutra atau kapas hitam, yang kemudian dihiasi dengan benang emas dan perak untuk membentuk kalimat-kalimat yang mencerminkan keimanan dan keyakinan umat Islam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Mengapa Waktu Seolah...
Mengapa Waktu Seolah Melambat ketika Bahaya Datang?
Ilmuwan Klaim Berhasil...
Ilmuwan Klaim Berhasil Menghitung Waktu Akhir Kehidupan Bumi
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
4 Pelajar Indonesia...
4 Pelajar Indonesia Siap Berlaga di Olimpiade Kimia Internasional IChO 2026
Toyota Siap Terjun Langsung...
Toyota Siap Terjun Langsung ke Produksi Taksi Terbang Listrik
Rekomendasi
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Kadar Emas Batangan...
Kadar Emas Batangan yang Ditemukan di Rumah Febrie Adriansyah 23 Karat
Nanik S Deyang Absen...
Nanik S Deyang Absen Hadiri Rapat Laporan Keuangan BGN di Komisi IX DPR
Berita Terkini
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
5 Rekomendasi Laptop...
5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kerja Kantoran di Tahun 2026
500 Pairs Aset Kripto...
500 Pairs Aset Kripto Bantu Menavigasi Ekosistem Digital
Perkuat Pasar Teknologi...
Perkuat Pasar Teknologi Nasional, Bachrum Lubis Siap Pimpin StratLogic.AI Akselerasi Transformasi AI Indonesia
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved