Semua Promosi untuk OpenAI dan io Dihapus karena Masalah Hak Cipta

Jum'at, 27 Juni 2025 - 13:10 WIB
loading...
Semua Promosi untuk...
OpenAI. FOTO/ THE VERGE
A A A
RIYADH - OpenAI telah mengakuisisi perusahaan io milik Jony Ive untuk mengembangkan perangkat AI seluler yang berpotensi menggantikan telepon pintar.

BACA JUGA - Peran Kecerdasan Buatan dalam Transformasi Digital

Pengumuman resmi akuisisi tersebut dihapus setelah perintah pengadilan dikeluarkan menyusul masalah hak cipta dengan iyO, yang juga membuat perangkat keras AI yang dapat dikenakan.

Perselisihan tersebut muncul karena kedua perusahaan menggunakan nama yang terdengar mirip dan menawarkan produk AI yang hampir identik, yang menyebabkan kebingungan dan tindakan hukum atas hak penggunaan nama tersebut.

Hal ini dipandang sebagai upaya OpenAI yang paling serius untuk menghasilkan evolusi di dunia perangkat seluler yang akan menggantikan telepon pintar.

Sebuah situs web dan video dibuat bersamaan dengan pengumuman tersebut.
Namun sejak kemarin, situs tersebut tidak dapat diakses lagi dan video pengumuman telah dihapus dari YouTube karena masalah hak cipta atas penggunaan nama "io".

Dalam pernyataan yang diberikan kepada The Verge, OpenAI mengatakan bahwa perintah pengadilan telah diterima untuk menghapus segala merek dan pengumuman untuk io.

Hal ini dikarenakan adanya masalah hak chip yang diajukan oleh iyO, perusahaan rintisan yang memproduksi "komputer audio" yang juga menggunakan kecerdasan buatan (AI).

iYO telah menjual dua komputer audio yang dikenakan seperti earphone yang dapat memahami perintah suara yang diberikan oleh pengguna.

Karena kedua perusahaan memiliki nama yang terdengar mirip dan menawarkan perangkat keras AI yang dapat dikenakan, terdapat perselisihan mengenai siapa yang berhak menggunakan nama tersebut.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Meta Hadirkan Kembali...
Meta Hadirkan Kembali Facebook Creator Studio Berbasis AI
Siapa yang Akan Menguasai...
Siapa yang Akan Menguasai Pasar AI Indonesia Senilai $10,9 Miliar?
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kisah Arga, Mahasiswa...
Kisah Arga, Mahasiswa Penerima KIP Kuliah yang Raih Penghargaan Berkat Temuan Celah Claude AI
Aset Kripto Rp18 Triliun...
Aset Kripto Rp18 Triliun Lenyap Diretas, AI Bisa Jadi Andalan Keamanan Baru
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Rekomendasi
AS Tebar Ancaman ke...
AS Tebar Ancaman ke Banyak Negara agar Tidak Kirim Delegasi ke Pemakaman Khamenei, Apakah Efektif?
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
Kenapa Para Jenderal...
Kenapa Para Jenderal Iran Bersumpah Akan Balas Dendam atas Kematian Khamenei?
Berita Terkini
Suhu Matahari Bertambah...
Suhu Matahari Bertambah Panas, Ilmuwan Prediksi Kehidupan di Bumi Segera Berakhir
Data Rahasia iPhone...
Data Rahasia iPhone Bocor! India Selidiki Tata Electronics
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
YouTube Update Shorts,...
YouTube Update Shorts, Tampilan Lebih Bersih dan Kontrol Cepat
Nokia Bangun Jaringan...
Nokia Bangun Jaringan Antidrone di Perbatasan Finlandia
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
Infografis
Bacaan Niat Puasa Ramadan...
Bacaan Niat Puasa Ramadan untuk Harian dan Sebulan Penuh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved