Satelit AS Tampilkan Dampak Kerusakan Perang Iran dan Israel

Rabu, 25 Juni 2025 - 14:16 WIB
loading...
Satelit AS Tampilkan...
Satelit AS Tampilkan Dampak Kerusakan Perang Iran dan Israel. FOTO/ TNT
A A A
TEHERAN - Citra satelit komersial menunjukkan dampak serangan yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) terhadap fasilitas nuklir Fordow. Namun, muncul pertanyaan di kalangan para ahli tentang keaslian citra tersebut.

BACA JUGA - AS Murka, Kendaraan Peluncur Rudal Iran Tenyata dari Teknologi Tesla

"AS mengklaim telah menjatuhkan bom 'penghancur bunker' atau proyektil mortir berat (MOP). Bom itu seharusnya menyebabkan kerusakan besar, tetapi malah meninggalkan beberapa lubang yang mencurigakan," kata mantan inspektur nuklir Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang mengepalai Institut Sains dan Keamanan Internasional, David Albright.

Peneliti asosiasi di CNA Corporation, Decker Eveleth juga mengatakan penghancuran bagian bawah tanah yang berisi ratusan sentrifus tidak dapat dikonfirmasi karena AS merayakan keberhasilan kampanye pengeboman mereka.

Sebagai tindakan pencegahan terhadap serangan AS pada Minggu pagi, Iran dikatakan telah menempatkan sebagian besar program nuklirnya di lokasi yang dibentengi jauh di bawah tanah, termasuk di pegunungan di Fordow.

Kegagalan menghancurkan kompleks itu berarti Iran masih dapat memulai kembali program senjatanya seperti yang dituduhkan oleh intelijen AS.


Iran mengonfirmasi 610 orang tewas, hampir 5.000 orang terluka dalam serangan Israel sejak 13 Juni
Iran bertekad melanjutkan program nuklir meskipun ada ancaman AS
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Mengapa Waktu Seolah...
Mengapa Waktu Seolah Melambat ketika Bahaya Datang?
Mengapa Orbit Bumi Berputar...
Mengapa Orbit Bumi Berputar Tak Terkendali? Ternyata Ini Penyebabnya
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS di Suriah, Hancurkan Radar dan Helikopter
Presiden Israel Ingin...
Presiden Israel Ingin Berdamai dengan Arab Saudi: Saya Menghormati Mohammed bin Salman
Rekomendasi
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
4 WNI ABK Disandera...
4 WNI ABK Disandera Perompak Somalia, Menteri P2MI Koordinasi dengan Kemlu untuk Pembebasan
Polisi Pastikan Emas...
Polisi Pastikan Emas 74 Kg Sitaan dari Rumah Febrie Adriansyah Asli
Berita Terkini
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
5 Rekomendasi Laptop...
5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kerja Kantoran di Tahun 2026
500 Pairs Aset Kripto...
500 Pairs Aset Kripto Bantu Menavigasi Ekosistem Digital
Perkuat Pasar Teknologi...
Perkuat Pasar Teknologi Nasional, Bachrum Lubis Siap Pimpin StratLogic.AI Akselerasi Transformasi AI Indonesia
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved