Penggunaan Drone di Perang Iran dan Israel Ubah Paradigma Konflik Selama Ini

Selasa, 24 Juni 2025 - 16:03 WIB
loading...
A A A
Analis pertahanan memperingatkan bahwa peningkatan penggunaan UAV dapat merusak stabilitas global, terutama ketika teknologinya mudah diperoleh dan sulit dilacak.

Yang lebih mengkhawatirkan, pengembangan pesawat nirawak otonom berbasis kecerdasan buatan (AI) berpotensi memicu era baru peperangan tanpa kendali manusia.

Menyusul meningkatnya ancaman tersebut, banyak negara berlomba-lomba mengembangkan sistem pertahanan antipesawat nirawak yang lebih canggih.

Selain itu, masyarakat internasional juga menuntut penerapan undang-undang baru untuk mengendalikan penggunaan senjata ini karena serangan pesawat nirawak dapat dianggap sebagai tindakan agresif atau provokasi berbahaya.

AS adalah pelopor

Amerika Serikat (AS) adalah negara pertama yang menggunakan UAV dalam peperangan, sehingga menjadi pelopor peperangan pesawat nirawak modern.

Setelah serangan 9/11, Washington mulai menggunakan pesawat nirawak bersenjata seperti MQ-1 Predator untuk memburu dan membunuh tersangka teroris di luar medan perang tradisional.

Serangan pesawat nirawak pertama yang diketahui dilancarkan oleh Badan Intelijen Pusat (CIA) di Afghanistan yang menyasar para pemimpin al-Qaeda pada tahun 2002.

Penggunaan pesawat nirawak kemudian meningkat drastis di Pakistan, Yaman, Somalia, dan Irak sebagai 'pengganti' rudal karena biayanya yang lebih rendah dan kemampuannya untuk dikendalikan secara langsung atau otonom.

Setelah AS membuktikan keefektifan dan kecanggihan pesawat nirawak, negara-negara lain mulai mengembangkan dan menggunakan pesawat nirawak mereka sendiri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Presiden FIFA Dicecar...
Presiden FIFA Dicecar Jurnalis soal Kekacauan Piala Dunia 2026, Jawaban Infantino Terkesan Meremehkan
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Rekomendasi
JAECOO Catat 20.000...
JAECOO Catat 20.000 Pengiriman J5 EV di Indonesia, Ini Target Selanjutnya
Ducati Kenalkan Panigale...
Ducati Kenalkan Panigale V4 Márquez 2025 World Champion Replica
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ribuan Warga Padati CFD Sudirman-Thamrin Saksikan Karnaval Budaya
Berita Terkini
Robot Humanoid Mengemis...
Robot Humanoid Mengemis Meminta Sedekah untuk Mengisi Daya
Superkomputer LineShine...
Superkomputer LineShine China Raih Status Superkomputer Tercepat di Dunia
Inilah Alasan XLSMART...
Inilah Alasan XLSMART Tanam Ratusan Menara 5G di IKN
Era Baru Gim Blockbuster:...
Era Baru Gim Blockbuster: GTA VI Cetak Rekor Global, Indonesia Ikut Demam
Seratus Tahun Sekali:...
Seratus Tahun Sekali: Krisis Chip Memory Bikin MacBook hingga iPad Naik Harga, iPhone Berikutnya?
Rumah Pintar yang Dengarkan...
Rumah Pintar yang Dengarkan Penghuni, Bukan Sekadar Produk Cerdas
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved