Fasilitas Nuklir Iran Diserang AS, Arab Saudi Pantau Efek Radiasinya

Minggu, 22 Juni 2025 - 15:11 WIB
loading...
Fasilitas Nuklir Iran...
Arab Saudi Pantau efek radiasi nuklir Iran akibar serangan AS. FOTO/ IFL SCIENCE
A A A
TEHERAN - Otoritas Arab Saudi telah mengonfirmasi bahwa tidak ada kontaminasi radiasi yang terdeteksi di negara tersebut menyusul serangan udara AS baru-baru ini terhadap fasilitas nuklir Iran.

BACA JUGA - Israel Perluas Fasilitas Nuklir Dimona Tempat Pembuatan Senjata Nuklir

Arab Saudi telah mengonfirmasi bahwa tidak ada kontaminasi radiasi yang terdeteksi di negara tersebut menyusul serangan udara AS terhadap tiga fasilitas nuklir Iran.

Otoritas Pengawas Nuklir dan Radiologi tengah melakukan pemantauan intensif dan telah melaporkan bahwa tingkat radiasi tetap normal.

Negara-negara Teluk lainnya seperti Qatar dan Uni Emirat Arab juga telah meningkatkan pemantauan sebagai tindakan pencegahan, meskipun risiko kontaminasi yang meluas dianggap rendah.

Menurut pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh Otoritas Pengawas Nuklir dan Radiologi Saudi, pemantauan intensif telah dilakukan di seluruh negeri dan hasilnya menunjukkan bahwa tingkat radiasi tetap normal.

"Tidak ada kebocoran radiasi yang terdeteksi di lokasi mana pun di dalam perbatasan Arab Saudi," kata badan tersebut, seperti dilansir Al Mayadeen.

Langkah-langkah pemantauan tersebut menyusul serangan udara AS yang menargetkan tiga lokasi nuklir utama Iran - Fordow, Natanz, dan Isfahan - yang menimbulkan kekhawatiran tentang kemungkinan kontaminasi silang ke negara-negara Teluk tetangga.

Sementara itu, pakar keselamatan nuklir internasional mengatakan risiko kontaminasi yang meluas rendah karena sebagian besar fasilitas Iran berada di bawah tanah dan tidak melibatkan reaktor daya aktif.

Namun, negara-negara Teluk termasuk Qatar dan Uni Emirat Arab juga telah meningkatkan pemantauan radiasi sebagai tindakan pencegahan.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
AS Kekurangan Senjata...
AS Kekurangan Senjata Stategis Akibat Ketergantungannya pada Tungsten China
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Rekomendasi
Dasco Ungkap Pimpinan...
Dasco Ungkap Pimpinan DPR akan Temui Mahasiswa Besok
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Berita Terkini
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Ingat! Ini Cara Mudah...
Ingat! Ini Cara Mudah Bedakan dan Dapatkan e-Meterai Resmi
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Di Balik Kecanggihan...
Di Balik Kecanggihan AI: Manusia Tetap Penentu Keputusan Terbaik
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Konsumen Kini Utamakan...
Konsumen Kini Utamakan Garansi Bukan Cuma Spesifikasi saat Beli Ponsel
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved