Ini Kecanggihan Bom GBU-57 AS yang Diragukan Trump Bisa Hancurkan Iran

Jum'at, 20 Juni 2025 - 11:08 WIB
loading...
A A A
Sementara pejabat pertahanan telah meyakinkan bahwa GBU-57 berpotensi menghancurkan terowongan atau menghancurkan sebagian sistem Fordow, Trump tetap skeptis dan belum memberikan lampu hijau.

GBU-57A/B atau Massive Ordnance Penetrator adalah bom berpemandu presisi yang dirancang secara khusus untuk menghancurkan target bawah tanah yang diperkuat dan tersembunyi dalam lapisan geologis keras. Beratnya mencapai 13.600 kilogram atau sekitar 30.000 pon, menjadikannya bom konvensional terberat dalam arsenal militer Amerika Serikat.

Secara teknis, senjata ini memiliki panjang sekitar 6,2 meter dengan diameter hampir 1 meter. Di dalamnya terdapat muatan utama 2.080 kg bahan peledak AFX-757 dan tambahan pendorong PBXN-114 seberat 341 kg. Gabungan ini mampu menghasilkan ledakan yang menembus lapisan beton bertulang hingga kedalaman 60 meter atau bebatuan keras hingga 40 meter.

Lebih dari itu, bom ini dilengkapi sistem navigasi inersia (INS) dan GPS yang menjadikannya sangat presisi dalam menjangkau target. Selain itu, sistem sekering cerdas Large Penetrator Smart Fuze (LPSF) memungkinkannya meledak tepat di ruang bawah tanah yang diinginkan, misalnya ruang sentrifus uranium, bukan hanya di permukaan.

Fasilitas Fordow Iran yang menjadi target permintaan Israel bukan fasilitas sembarangan. Terletak dekat Qom, dan dibangun 80 meter di bawah permukaan tanah dalam perut gunung yang diperkuat, Fordow dirancang untuk bertahan dari serangan udara konvensional.

Sejak dibuka ke publik oleh intelijen internasional, situs ini menjadi pusat perhatian dunia karena diduga digunakan untuk memperkaya uranium ke tingkat senjata. Bunker-buster generasi sebelumnya seperti GBU-28 atau BLU-109 dinilai tidak mampu menembus lapisan pelindung Fordow, membuat GBU-57 satu-satunya pilihan realistis jika opsi militer dipertimbangkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Rekomendasi
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Rudy Poa Kembali Kibarkan...
Rudy Poa Kembali Kibarkan Merah Putih di Asia Cross Country Rally 2026, Delapan Kali Tampil Membela Indonesia
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
Berita Terkini
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved