14.500 Bangunan di Israel Hancur Berantakan, Ini Daya Ledak Rudal-rudal Iran

Kamis, 19 Juni 2025 - 11:46 WIB
loading...
A A A
Dilengkapi dengan HGV, Fattah 2 memungkinkan untuk melakukan manuver yang membuatnya sulit dilacak atau diprediksi lintasannya oleh radar konvensional. Rudal ini dirancang khusus untuk menembus sistem pertahanan seperti Iron Dome, David’s Sling atau Arrow.

Dilansir dari IRGC Aerospace Force, Fattah 2 memiliki sistem propulsi dua tahap, termasuk solid-fuel stage dan glide vehicle berbahan bakar khusus, memungkinkan fleksibilitas dalam jarak dan arah serangan. Teknologi ini juga membuat waktu peluncuran lebih cepat dibanding rudal berbahan bakar cair.

Fattah 2 juga dirancang untuk menghantam target strategis dengan presisi tinggi, seperti fasilitas militer, pangkalan udara, atau pusat komando musuh. Teknologi pemandu yang terintegrasi dengan navigasi satelit dan sensor internal memungkinkan akurasi dalam hitungan meter.

Dikutip dari indomiliter, Fattah 2 memiliki berat lepas landas sekitar 12 ton dengan cakupan 9 ton propelan. Fattah 2 juga diklaim dapat membawa hulu ledak dengan berat sampai 450 kilogram sehingga dapat mengakibatkan kehancuran besar saat terjadi benturan.

Sementara untuk navigasi dan panduan, Fattah menggunakan inertial navigation unit (INU) dan global navigation satellites system (GNSS), termasuk GPS dan GLONASS system sehingga memiliki jalur dengan presisi tinggi.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Rekomendasi
DPR: Swasembada Migas...
DPR: Swasembada Migas Sama Pentingnya dengan Swasembada Pangan
Aden Indonesia Sinergi...
Aden Indonesia Sinergi Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Routa
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Berita Terkini
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
LG Pasang Taruhan Besar:...
LG Pasang Taruhan Besar: AI Jadi Jantung Seisi Rumah
Apakah iPhone 18 Pro...
Apakah iPhone 18 Pro Max Akan Jadi Lompatan Terbesar Teknologi Kamera
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved