Internet Diblokir, Elon Musk Hidupkan Sinyal Starlink di Iran

Selasa, 17 Juni 2025 - 18:05 WIB
loading...
Internet Diblokir, Elon...
Elon Musk Hidupkan Sinyal Starlink di Iran. FOTO/ DAILY
A A A
TEHERAN - Pemadaman aliran internetr dan listrik di wilayah Iran akibat aksi saling serang dengan Israel hal ini dilakukan Iran agar mempersulit Irael membidik objek-objek vital. Namun Elon Musk jusrru mengaktifkan layanan internet satelit Starlink miliknya untuk wilayah Iran.

BACA JUGA - Elon Musk: Saya Beli Manchester United

“Lampu sorot sudah menyala,” tulis Elon Musk di platform X, pada Sabtu (14/6) kemarin, merujuk jaringan Starlink telah mulai memancar di Iran.

Starlink merupakan layanan internet berbasis satelit orbit rendah (LEO), yang dirancang untuk distribusi internet di wilayah terpencil atau saat infrastruktur komunikasi konvensional terganggu.

Menurut analis industri, diperkirakan sekitar 20.000 terminal Starlink telah tersebar di Iran secara ilegal melalui pasar gelap.

Terminal ini kini menjadi jalur komunikasi utama bagi warga Iran yang tak bisa terhubung dengan jaringan internet nasional, akibat pembatasan pemerintah.

Bahkan, layanan komunikasi ponsel ke satelit (cell-to-satellite) Starlink disebut juga sudah berfungsi di Iran.

Kantor berita ISNA menyebut pemerintah Iran menyatakan bahwa pembatasan internet di Iran hanya bersifat sementara dan akan dicabut "setelah situasi kembali normal".

Namun sejumlah pengamat menilai langkah pemerintah Iran sebagai strategi pengendalian sosial, guna meredam potensi pemberontakan sipil. Mengingat kebijakan serupa juga pernah dibuat saat terjadi protes besar.

Iran memiliki salah satu cadangan gas alam terbesar di dunia. Namun, raksasa energi ini terpaksa membatasi listrik dalam beberapa minggu terakhir karena kekurangan gas dan bahan bakar. Terutama, untuk memasok pembangkit listriknya.

Krisis energi terjadi ketika suhu di bawah nol tercatat di seluruh Iran dalam beberapa hari terakhir. Selasa ini, sekolah dan kantor publik telah ditutup tiga hari berturut-turut di separuh lebih dari 31 provinsi Iran.

"(Penutupan ini) karena cuaca dingin dan untuk mengelola konsumsi bahan bakar", kata kantor berita resmi IRNA.

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, Senin (16/12/2024), menyesalkan konsumsi energi di Iran, yang menurutnya sangat tinggi. Bahkan, ia membandingkan konsumsi energi Iran dengan negara-negara Eropa.

"Kami mengonsumsi listrik dan gas dua hingga tiga kali lebih banyak dibandingkan dengan negara-negara Eropa," katanya, menurut media pemerintah.

Pezeshkian mengimbau warga Iran untuk mengurangi ketergantungan pada pemanas rumah. Ia juga menyarankan warga mengenakan pakaian hangat sebagai alternatif.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
AS Kekurangan Senjata...
AS Kekurangan Senjata Stategis Akibat Ketergantungannya pada Tungsten China
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Rekomendasi
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Berita Terkini
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved