Kompleks Makam Berusia 1.500 Tahun Ditemukan di Suriah
Minggu, 15 Juni 2025 - 07:00 WIB
loading...
A
A
A
Sejak rezim Assad runtuh pada tahun 2024, penduduk kembali ke sisa-sisa rumah mereka dan membangun kembali dan inilah yang menyebabkan penemuan bersejarah ini.
Seorang kontraktor menemukan lubang-lubang batu saat sedang melakukan proyek rekonstruksi. Pihak berwenang kemudian dihubungi dan tim ahli dipanggil untuk memeriksa dan mengamankan area tersebut.
Gambar-gambar memperlihatkan bagaimana sebuah lubang dekat bangunan yang rusak mengarah ke lubang dua ruang pemakaman. Masing-masing ruang tersebut berisi enam makam batu. Ada tanda salib di bagian atas kolom batu.
Direktur Purbakala Idlib, Hassan al Ismail, menjelaskan, “Berdasarkan keberadaan salib dan pecahan tembikar serta kaca yang ditemukan, makam ini berasal dari era Bizantium”.
Kekaisaran Bizantium berdiri pada abad ke-4 Masehi sebagai kelanjutan dari Kekaisaran Romawi. Agama resminya adalah Kristen dan ibu kotanya adalah Konstantinopel, yang sekarang menjadi Istanbul, Turki.
Seorang kontraktor menemukan lubang-lubang batu saat sedang melakukan proyek rekonstruksi. Pihak berwenang kemudian dihubungi dan tim ahli dipanggil untuk memeriksa dan mengamankan area tersebut.
Gambar-gambar memperlihatkan bagaimana sebuah lubang dekat bangunan yang rusak mengarah ke lubang dua ruang pemakaman. Masing-masing ruang tersebut berisi enam makam batu. Ada tanda salib di bagian atas kolom batu.
Direktur Purbakala Idlib, Hassan al Ismail, menjelaskan, “Berdasarkan keberadaan salib dan pecahan tembikar serta kaca yang ditemukan, makam ini berasal dari era Bizantium”.
Kekaisaran Bizantium berdiri pada abad ke-4 Masehi sebagai kelanjutan dari Kekaisaran Romawi. Agama resminya adalah Kristen dan ibu kotanya adalah Konstantinopel, yang sekarang menjadi Istanbul, Turki.
Lihat Juga :