Kontroversi Abadi Stephen Hawking: Alam Semesta Tanpa Pencipta & Surga yang Cuma Cerita Pengantar Tidur?
Sabtu, 14 Juni 2025 - 07:36 WIB
loading...
Melalui berbagai karya dan pernyataannya, fisikawan jenius Stephen Hawking kerap mempertanyakan keberadaan Tuhan dengan argumen-argumen ilmiah yang tajam. Foto: Gemini
A
A
A
AMERIKA - Stephen Hawking, salah satu ilmuwan paling berpengaruh di abad ke-21, dikenal tidak hanya karena kontribusinya pada kosmologi tetapi juga pandangannya yang kontroversial tentang Tuhan.
Melalui berbagai karya dan pernyataannya, fisikawan jenius ini kerap mempertanyakan keberadaan Tuhan dengan argumen-argumen ilmiah yang tajam. Pandangannya yang dianggap "menghina" konsep ketuhanan tradisional ini telah memicu perdebatan sengit antara dunia sains dan agama.
Lebih jauh lagi, Hawking sering menyamakan konsep Tuhan dengan "dongeng" yang diciptakan untuk menjawab ketidaktahuan manusia. Bagi ilmuwan yang menghabiskan hidupnya mempelajari alam semesta ini, Tuhan hanyalah produk dari keterbatasan pengetahuan manusia di masa lalu.
Dalam bukunya The Grand Design (2010), Stephen Hawking menulis, "Karena ada hukum seperti gravitasi, alam semesta bisa dan akan menciptakan dirinya sendiri dari ketiadaan. Tidak perlu melibatkan Tuhan untuk menyalakan sumbu dan menggerakkan alam semesta".
Pernyataan ini dengan tegas menolak peran Tuhan sebagai pencipta, sesuatu yang menjadi dasar utama dalam banyak agama. Hal tersebut memicu kontroversi luas, terutama di kalangan pemuka agama dan filsuf.
Melalui berbagai karya dan pernyataannya, fisikawan jenius ini kerap mempertanyakan keberadaan Tuhan dengan argumen-argumen ilmiah yang tajam. Pandangannya yang dianggap "menghina" konsep ketuhanan tradisional ini telah memicu perdebatan sengit antara dunia sains dan agama.
Lebih jauh lagi, Hawking sering menyamakan konsep Tuhan dengan "dongeng" yang diciptakan untuk menjawab ketidaktahuan manusia. Bagi ilmuwan yang menghabiskan hidupnya mempelajari alam semesta ini, Tuhan hanyalah produk dari keterbatasan pengetahuan manusia di masa lalu.
3 Hinaan Stephen Hawking Kepada Tuhan
1. Menyebut Tuhan Tidak Menciptakan Alam Semesta
Dalam bukunya The Grand Design (2010), Stephen Hawking menulis, "Karena ada hukum seperti gravitasi, alam semesta bisa dan akan menciptakan dirinya sendiri dari ketiadaan. Tidak perlu melibatkan Tuhan untuk menyalakan sumbu dan menggerakkan alam semesta".
Pernyataan ini dengan tegas menolak peran Tuhan sebagai pencipta, sesuatu yang menjadi dasar utama dalam banyak agama. Hal tersebut memicu kontroversi luas, terutama di kalangan pemuka agama dan filsuf.
Lihat Juga :