Prancis Akan Melarang Anak-anak Mengakses Medsos Akibat Suka Membeli Sajam
Kamis, 12 Juni 2025 - 07:05 WIB
loading...
A
A
A
Perdana Menteri Francois Bayrou mengatakan di media sosial bahwa ancaman dari senjata tajam sekarang berada pada tingkat kritis dan berjanji untuk "menyatakan epidemi yang berkembang sebagai musuh publik."
"Kami akan memperketat aturan. Ini berarti memberlakukan sanksi dan larangan keuangan yang luas.
"Kami tidak dapat lagi menjual senjata tajam ini. Anak berusia 15 tahun tidak dapat lagi membeli pisau secara daring," kata Macron.
Sebelumnya pada hari Selasa, seorang anak laki-laki berusia 15 tahun menikam seorang asisten sekolah perempuan berulang kali dengan pisau dan melukai seorang polisi di sebuah sekolah menengah di Nogent, timur laut Prancis.
Wanita itu dipastikan meninggal karena luka-lukanya.
"Kami akan memperketat aturan. Ini berarti memberlakukan sanksi dan larangan keuangan yang luas.
"Kami tidak dapat lagi menjual senjata tajam ini. Anak berusia 15 tahun tidak dapat lagi membeli pisau secara daring," kata Macron.
Sebelumnya pada hari Selasa, seorang anak laki-laki berusia 15 tahun menikam seorang asisten sekolah perempuan berulang kali dengan pisau dan melukai seorang polisi di sebuah sekolah menengah di Nogent, timur laut Prancis.
Wanita itu dipastikan meninggal karena luka-lukanya.
(wbs)
Lihat Juga :