Wabah Digital di Saku: Serangan Malware di Ponsel Meledak, 12 Juta Pengguna Jadi Korban
Sabtu, 07 Juni 2025 - 07:06 WIB
loading...
A
A
A
Triada mampu mengubah alamat dompet kripto saat Anda melakukan transfer, mengganti tautan di browser, hingga mencuri kredensial login aplikasi perpesanan dan media sosial Anda.
"Pengguna mungkin menganggap ponsel pintar mereka secara inheren lebih aman daripada PC, tetapi kenyataannya adalah malware seluler semakin aktif," komentar Kivva. "Dengan mayoritas transaksi keuangan sekarang terjadi melalui aplikasi perbankan seluler, ponsel pintar menjadi target utama bagi penjahat dunia maya."
Ia secara brutal meruntuhkan mitos keamanan toko aplikasi resmi seperti Google Play atau Apple App Store.
"Kesalahpahaman tentang perlindungan default berasal dari toko aplikasi yang diduga dikurasi... tetapi taktik rekayasa sosial dan malware modern telah mengeksploitasi keamanan palsu ini," tegasnya.
Benteng Pertahanan yang Rapuh
Anton Kivva, Team Lead Analis Malware di Kaspersky, memberikan peringatan keras terhadap rasa aman palsu yang dimiliki banyak pengguna."Pengguna mungkin menganggap ponsel pintar mereka secara inheren lebih aman daripada PC, tetapi kenyataannya adalah malware seluler semakin aktif," komentar Kivva. "Dengan mayoritas transaksi keuangan sekarang terjadi melalui aplikasi perbankan seluler, ponsel pintar menjadi target utama bagi penjahat dunia maya."
Ia secara brutal meruntuhkan mitos keamanan toko aplikasi resmi seperti Google Play atau Apple App Store.
"Kesalahpahaman tentang perlindungan default berasal dari toko aplikasi yang diduga dikurasi... tetapi taktik rekayasa sosial dan malware modern telah mengeksploitasi keamanan palsu ini," tegasnya.
Lihat Juga :