Perang Data Semakin Panas: Laporan Harvard Bantah Dominasi Teknologi China, Sebut Uang Lebih Penting dari Riset

Sabtu, 07 Juni 2025 - 09:00 WIB
loading...
A A A
“Meskipun Eropa dan China sebanding dengan AS dalam hal PDB, lingkungan regulasi Eropa dan intervensi negara China yang ekstensif di pasarnya mencegah mereka mencapai kondisi ekonomi yang serupa dengan AS, dengan pasar modalnya yang unik dan kondisi yang menguntungkan untuk memulai bisnis baru," ujar Ethan Kessler, peneliti di Belfer Centre dan salah satu penulis laporan tersebut.

Argumen ini secara langsung membantah temuan seperti dari Nature Index, yang pada bulan Januari menunjukkan bahwa Universitas Sichuan di China telah melampaui Stanford dan MIT dalam hal hasil riset ilmiah berkualitas tinggi.

Juga bertentangan dengan data dari Australian Strategic Policy Institute yang menyebut China memimpin di 57 dari 64 teknologi kunci dari tahun 2019 hingga 2023.

AS Rentan, China Terus Mengejar

Meskipun mengklaim AS masih unggul, laporan Harvard ini juga membunyikan alarm peringatan nyaring. Mereka mengakui bahwa China terus-menerus mempersempit jarak dan memiliki keunggulan unik dalam hal skala sumber daya manusia dan perencanaan terpusat.

Laporan tersebut bahkan menyebut keunggulan AS di bidang AI "mungkin lebih rentan dari yang diasumsikan sebelumnya." Kemunculan model AI China yang sangat kompetitif seperti DeepSeek R1 dan Qwen3 dari Alibaba disebut sebagai "panggilan untuk sadar" (wake-up call) bagi sektor teknologi AS.

"Peluang paling cepat bagi China untuk menyalip Amerika Serikat ada di bidang bioteknologi," catat laporan itu, menunjuk pada dominasi China dalam produksi farmasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tantangan Backend Engineer...
Tantangan Backend Engineer Indonesia, Menjawab Tuntutan AI Workflow
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Meta Hadirkan Kembali...
Meta Hadirkan Kembali Facebook Creator Studio Berbasis AI
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Rekomendasi
TikTok PHK Massal Karyawan...
TikTok PHK Massal Karyawan Tokopedia, DPR Minta Satgas Mitigasi PHK Turun Tangan
Irsal Nasution Bangga...
Irsal Nasution Bangga Jadi Semifinalis Indonesia International Open 2026
Sistem Payment Gateway...
Sistem Payment Gateway Revolusioner untuk UMKM & Startup Dirilis, Jaminan Uptime 99,95%
Berita Terkini
Nokia Bangun Jaringan...
Nokia Bangun Jaringan Antidrone di Perbatasan Finlandia
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Infografis
China Klaim Usir Kapal...
China Klaim Usir Kapal Perang AS dari Pulau Sengketa di LCS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved