Oksigen di Bumi Menurun Ekstrem, Ilmuwan: Isi Dunia Bakal seperti Ini

Rabu, 04 Juni 2025 - 23:05 WIB
loading...
A A A
"Model tersebut memproyeksikan bahwa deoksigenasi atmosfer, dengan O2 atmosfer menurun tajam ke level yang mengingatkan pada Bumi Archaean, kemungkinan besar akan dipicu sebelum dimulainya kondisi rumah kaca yang lembab dalam sistem iklim Bumi dan sebelum hilangnya air permukaan secara luas dari atmosfer," tim tersebut menjelaskan dalam makalah mereka .

Pada saat itu, manusia dan sebagian besar bentuk kehidupan lain yang bergantung pada oksigen untuk bertahan hidup akan tamat. Jadi, mari kita berharap kita dapat menemukan cara untuk meninggalkan planet ini pada suatu saat dalam satu miliar tahun ke depan.

Untuk mencapai kesimpulan mereka, para peneliti menjalankan model terperinci biosfer Bumi, dengan memperhitungkan perubahan kecerahan Matahari dan penurunan kadar karbon dioksida yang sesuai, saat gas tersebut terurai akibat meningkatnya kadar panas.

Lebih sedikit karbon dioksida berarti lebih sedikit organisme yang melakukan fotosintesis seperti tumbuhan, yang akan mengakibatkan lebih sedikit oksigen.

Para ilmuwan sebelumnya telah meramalkan bahwa peningkatan radiasi dari Matahari akan memusnahkan air laut dari muka planet kita dalam waktu sekitar 2 miliar tahun , tetapi model di sini – yang didasarkan pada rata-rata kurang dari 400.000 simulasi – menyatakan bahwa pengurangan oksigen akan membunuh kehidupan terlebih dahulu.

"Penurunan oksigen sangat, sangat ekstrem," kata ilmuwan Bumi Chris Reinhard, dari Institut Teknologi Georgia, kepada New Scientist . "Kita berbicara tentang oksigen yang jumlahnya sekitar sejuta kali lebih sedikit daripada yang ada saat ini."

Yang membuat penelitian ini relevan dengan masa kini adalah pencarian kita terhadap planet layak huni di luar Tata Surya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Motif Skandal Riset...
Motif Skandal Riset Palsu Internasional, Pelaku Incar Travel Grant ke Luar Negeri
Rekomendasi
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Berita Terkini
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
LG Pasang Taruhan Besar:...
LG Pasang Taruhan Besar: AI Jadi Jantung Seisi Rumah
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved