Paus Leo Beberkan Kegelisahannya Soal Kecerdasan Buatan

Minggu, 01 Juni 2025 - 13:12 WIB
loading...
A A A
Bahkan Stephen Hawking memberikan respons yang menakutkan ketika ditanya tentang pemikirannya tentang AI pada tahun 2014.

Ahli fisika teoretis, kosmologi, dan penulis terkenal di dunia, yang meninggal pada bulan Maret 2018 pada usia 76 tahun, terkenal karena karyanya di bidang relativitas umum dan gravitasi kuantum.

Dia kemudian menulis buku tahun 2002 The Theory of Everything: The Origin and Fate of the Universe, yang telah terjual lebih dari 25 juta kopi dalam 40 bahasa yang berbeda.

Namun, dalam buku terakhirnya, yang diterbitkan tujuh bulan setelah kematiannya, berjudul Brief Answers to the Big Questions, dia membagikan jawaban definitifnya tentang subjek yang memecah belah: apakah Tuhan itu ada.

Namun, empat tahun sebelumnya, dia ditanya dalam sebuah wawancara dengan BBC tentang kemungkinan peningkatan teknologi yang dia gunakan untuk berbicara, yang mencakup beberapa bentuk awal AI.

Ilmuwan yang mengidap penyakit Lou Gehrig (ALS) – suatu bentuk Penyakit Motor Neuron yang memengaruhi saraf dan otot – menggunakan sistem baru yang dibuat oleh Intel dan perusahaan Inggris bernama SwiftKey.

Sistem ini bekerja dengan mempelajari cara Hawking berpikir dan membantu menyarankan kata-kata berikutnya, sehingga dia dapat ‘mengetik’ lebih cepat.

Namun Hawking malah mengeluarkan peringatan keras, dengan mengatakan: “Pengembangan kecerdasan buatan yang lengkap dapat mengakhiri umat manusia.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Perkuat Pasar Teknologi...
Perkuat Pasar Teknologi Nasional, Bachrum Lubis Siap Pimpin StratLogic.AI Akselerasi Transformasi AI Indonesia
Universitas di AS Membatasi...
Universitas di AS Membatasi Mahasiswa Baru Menggunakan AI
Industri Musik Meluncurkan...
Industri Musik Meluncurkan Label AI untuk Melindungi Orisinalitas
Teknologi Referee View...
Teknologi Referee View Ubah Pengalaman Menonton Piala Dunia FIFA 2026
Apakah AI Cukup Cerdas...
Apakah AI Cukup Cerdas Menjadi Wasit Piala Dunia 2026?
Studi Kearney: Masa...
Studi Kearney: Masa Depan Ekonomi Bergantung Kemampuan Adaptasi dengan AI
Iran Hancurkan Depot...
Iran Hancurkan Depot Drone AS dan Pusat Kecerdasan Buatan di Bahrain
AI Ubah Cara Mengelola...
AI Ubah Cara Mengelola Proyek, Kompetensi Project Manager Tetap Jadi Kunci Kepemimpinan
Rekomendasi
Rugi hingga Rp3 Miliar,...
Rugi hingga Rp3 Miliar, Amanda Manopo Tak Sabar Penjarakan Oknum Manajemen
Breaking News! Hotman...
Breaking News! Hotman Paris Mundur sebagai Pengacara Febrie Adriansyah
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Berita Terkini
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Motorola Razr Fold Diluncurkan,...
Motorola Razr Fold Diluncurkan, Lipatan Smartphone Tidak Terlihat
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved