Ternyata Rp27,2 Triliun Investasi Microsoft di Indonesia untuk Proyek Ini
Jum'at, 30 Mei 2025 - 12:52 WIB
loading...
Microsoft resmikan Cloud Region di Jakarta, menggelontorkan Rp27,2 Triliun untuk masa depan AI. Foto: Microsoft Indonesia
A
A
A
JAKARTA - Di tengah gemuruh revolusi kecerdasan buatan (AI) yang mengubah wajah dunia, Microsoft mengambil langkah raksasa di Indonesia. Raksasa teknologi global itu secara resmi meluncurkan Indonesia Central, cloud region pertamanya di Tanah Air.
Infrastruktur hyperscale ini bukan sekadar tambahan server dan kabel, melainkan pondasi kokoh yang dibangun untuk mendukung pertumbuhan ekosistem AI nasional. Janjinya, penyimpanan data lokal (in-country data residency), standar keamanan tingkat tinggi, dan latensi lebih rendah.
Pengumuman akbar ini disampaikan dalam acara AI Tour Jakarta yang mempertemukan lebih dari 800 pemimpin organisasi dari berbagai sektor. Sejumlah perwakilan tinggi Pemerintah Republik Indonesia turut hadir, termasuk Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Rifky, serta perwakilan dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, dan lainnya.
Kehadiran cloud region Indonesia Central ini menandai pencapaian monumental dalam komitmen investasi Microsoft di Indonesia.
Dengan rencana total investasi mencapai USD 1,7 miliar (sekitar Rp27,2 triliun) untuk periode 2024–2028, cloud region ini diharapkan dapat memberdayakan organisasi di seluruh dunia untuk menciptakan, membangun, dan mengembangkan inovasi di Indonesia, sekaligus menempatkan Indonesia sebagai pemain kunci dalam peta ekonomi digital global.
“Visi Indonesia dalam mengembangkan AI dan transformasi digital butuh infrastruktur terpercaya sebagai fondasinya. Dengan peluncuran cloud region Indonesia Central, kami menghadirkan kekuatan penuh Microsoft cloud lebih dekat kepada para developer, organisasi, dan lembaga pemerintahan di Indonesia,” beber Scott Guthrie, Executive Vice President Cloud & AI Microsoft.
Dampak Ekonomi Fantastis dan Kepercayaan Pemerintah
Peluncuran cloud region bukan sekadar seremoni. Berdasarkan penelitian terbaru IDC, Microsoft bersama mitra dan pelanggan pengguna cloud diperkirakan akan menciptakan nilai ekonomi baru sekitar USD 15,2 miliar (sekitar Rp243,2 triliun) pada periode 2025 hingga 2028.
Kehadiran cloud region Indonesia Central diproyeksikan menyumbang 16,5% dari nilai tersebut, sekaligus membuka lebih dari 106.000 peluang kerja baru dalam periode yang sama. Sebuah angka yang fantastis, menjanjikan ledakan ekonomi dan lapangan kerja di era digital.
Meutya Hafid, Menteri Komunikasi dan Digital, mewakili Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, mengungkap bagaimana cloud region Microsoft di Indonesia mencerminkan dua hal penting.
Pertama, adanya kepercayaan terhadap arah kebijakan pemerintah di bidang digital yang semakin konsisten, responsif, dan terbuka terhadap kolaborasi.
“Kedua, Indonesia dinilai memiliki kesiapan untuk mengelola teknologi canggih seperti cloud dan AI—bukan hanya sebagai pengguna, tetapi juga sebagai mitra aktif dalam membentuk tata kelola ekosistem digital yang berkelanjutan,” ujar Meutya.
Infrastruktur Kelas Dunia: Aman, Cepat, dan Ramah Lingkungan
Cloud region Indonesia Central kini tersedia dengan tiga availability zones, yang masing-masing memiliki sistem daya, pendingin, dan jaringan terpisah untuk memastikan keandalan tinggi. Infrastruktur ini dirancang dengan mengedepankan aspek keamanan dan keberlanjutan:
- Keamanan Tingkat Industri: Mencakup perlindungan menyeluruh mulai dari aspek fisik, enkripsi, keamanan jaringan, kontrol akses, hingga proteksi perangkat keras dan lunak untuk menjaga kerahasiaan data pelanggan dan organisasi. Standar keamanan ini setara dengan semua cloud region Microsoft di seluruh dunia.
- Konektivitas Global: Terintegrasi dengan jaringan global Microsoft yang menawarkan akses berkecepatan tinggi dan latensi rendah antarwilayah. Hal ini memungkinkan organisasi di Indonesia memperluas jangkauan inovasinya ke pasar global, sekaligus mempermudah organisasi global menjangkau pasar Indonesia melalui jalur cloud yang aman dan efisien.
- Residensi Data dan Kepatuhan Regulasi: Memungkinkan pelanggan untuk menyimpan dan memproses data secara lokal di Indonesia, membantu memenuhi ketentuan peraturan yang berlaku.
- Dirancang untuk Keberlanjutan: Indonesia Central cloud region dibangun dengan prinsip ramah lingkungan dan mendukung target keberlanjutan global Microsoft, seperti menjadi karbon negatif pada 2030 dan menghapus jejak emisi sejak awal pendirian perusahaan pada 2050.
Dharma Simorangkir, Presiden Direktur Microsoft Indonesia, mengatakan bahwa cloud region Indonesia Central akan memperluas jaringan global Microsoft yang kini mencakup lebih dari 70 Azure region di seluruh dunia—terbanyak di antara penyedia layanan cloud.
Cloud region Indonesia Central menyediakan teknologi terkini di bidang produktivitas, data analytics, keamanan siber, komputasi, dan penyimpanan. Saat ini, cloud region ini telah diperlengkapi dengan layanan Microsoft Azure, dan Microsoft 365 Copilot yang akan tersedia pada paruh pertama tahun ini, serta layanan Azure OpenAI dan rangkaian aplikasi bisnis Microsoft yangakanmenyusul.
Infrastruktur hyperscale ini bukan sekadar tambahan server dan kabel, melainkan pondasi kokoh yang dibangun untuk mendukung pertumbuhan ekosistem AI nasional. Janjinya, penyimpanan data lokal (in-country data residency), standar keamanan tingkat tinggi, dan latensi lebih rendah.
Pengumuman akbar ini disampaikan dalam acara AI Tour Jakarta yang mempertemukan lebih dari 800 pemimpin organisasi dari berbagai sektor. Sejumlah perwakilan tinggi Pemerintah Republik Indonesia turut hadir, termasuk Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Rifky, serta perwakilan dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, dan lainnya.
Kehadiran cloud region Indonesia Central ini menandai pencapaian monumental dalam komitmen investasi Microsoft di Indonesia.
Dengan rencana total investasi mencapai USD 1,7 miliar (sekitar Rp27,2 triliun) untuk periode 2024–2028, cloud region ini diharapkan dapat memberdayakan organisasi di seluruh dunia untuk menciptakan, membangun, dan mengembangkan inovasi di Indonesia, sekaligus menempatkan Indonesia sebagai pemain kunci dalam peta ekonomi digital global.
“Visi Indonesia dalam mengembangkan AI dan transformasi digital butuh infrastruktur terpercaya sebagai fondasinya. Dengan peluncuran cloud region Indonesia Central, kami menghadirkan kekuatan penuh Microsoft cloud lebih dekat kepada para developer, organisasi, dan lembaga pemerintahan di Indonesia,” beber Scott Guthrie, Executive Vice President Cloud & AI Microsoft.
Dampak Ekonomi Fantastis dan Kepercayaan Pemerintah
Peluncuran cloud region bukan sekadar seremoni. Berdasarkan penelitian terbaru IDC, Microsoft bersama mitra dan pelanggan pengguna cloud diperkirakan akan menciptakan nilai ekonomi baru sekitar USD 15,2 miliar (sekitar Rp243,2 triliun) pada periode 2025 hingga 2028.
Kehadiran cloud region Indonesia Central diproyeksikan menyumbang 16,5% dari nilai tersebut, sekaligus membuka lebih dari 106.000 peluang kerja baru dalam periode yang sama. Sebuah angka yang fantastis, menjanjikan ledakan ekonomi dan lapangan kerja di era digital.
Meutya Hafid, Menteri Komunikasi dan Digital, mewakili Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, mengungkap bagaimana cloud region Microsoft di Indonesia mencerminkan dua hal penting.
Pertama, adanya kepercayaan terhadap arah kebijakan pemerintah di bidang digital yang semakin konsisten, responsif, dan terbuka terhadap kolaborasi.
“Kedua, Indonesia dinilai memiliki kesiapan untuk mengelola teknologi canggih seperti cloud dan AI—bukan hanya sebagai pengguna, tetapi juga sebagai mitra aktif dalam membentuk tata kelola ekosistem digital yang berkelanjutan,” ujar Meutya.
Infrastruktur Kelas Dunia: Aman, Cepat, dan Ramah Lingkungan
Cloud region Indonesia Central kini tersedia dengan tiga availability zones, yang masing-masing memiliki sistem daya, pendingin, dan jaringan terpisah untuk memastikan keandalan tinggi. Infrastruktur ini dirancang dengan mengedepankan aspek keamanan dan keberlanjutan:
- Keamanan Tingkat Industri: Mencakup perlindungan menyeluruh mulai dari aspek fisik, enkripsi, keamanan jaringan, kontrol akses, hingga proteksi perangkat keras dan lunak untuk menjaga kerahasiaan data pelanggan dan organisasi. Standar keamanan ini setara dengan semua cloud region Microsoft di seluruh dunia.
- Konektivitas Global: Terintegrasi dengan jaringan global Microsoft yang menawarkan akses berkecepatan tinggi dan latensi rendah antarwilayah. Hal ini memungkinkan organisasi di Indonesia memperluas jangkauan inovasinya ke pasar global, sekaligus mempermudah organisasi global menjangkau pasar Indonesia melalui jalur cloud yang aman dan efisien.
- Residensi Data dan Kepatuhan Regulasi: Memungkinkan pelanggan untuk menyimpan dan memproses data secara lokal di Indonesia, membantu memenuhi ketentuan peraturan yang berlaku.
- Dirancang untuk Keberlanjutan: Indonesia Central cloud region dibangun dengan prinsip ramah lingkungan dan mendukung target keberlanjutan global Microsoft, seperti menjadi karbon negatif pada 2030 dan menghapus jejak emisi sejak awal pendirian perusahaan pada 2050.
Dharma Simorangkir, Presiden Direktur Microsoft Indonesia, mengatakan bahwa cloud region Indonesia Central akan memperluas jaringan global Microsoft yang kini mencakup lebih dari 70 Azure region di seluruh dunia—terbanyak di antara penyedia layanan cloud.
Cloud region Indonesia Central menyediakan teknologi terkini di bidang produktivitas, data analytics, keamanan siber, komputasi, dan penyimpanan. Saat ini, cloud region ini telah diperlengkapi dengan layanan Microsoft Azure, dan Microsoft 365 Copilot yang akan tersedia pada paruh pertama tahun ini, serta layanan Azure OpenAI dan rangkaian aplikasi bisnis Microsoft yangakanmenyusul.
(dan)
Lihat Juga :