Ini Penyebab Lautan Pertama di Bumi Tidak Berwarna Biru

Minggu, 18 Mei 2025 - 21:19 WIB
loading...
Ini Penyebab Lautan...
Penyebab Lautan Pertama di Bumi Tidak Berwarna Biru. FOTO/ INDY
A A A
LONDON - Semua orang tahu Bumi telah berevolusi secara konstan selama miliaran tahun, dan bentang alam yang kita lihat saat ini berbeda dengan bentang alam pada berbagai tahap sejarah planet kita.

BACA JUGA - 4 Hewan Laut yang Sudah Punah, Nomor 3 Tidak Diketahui Penyebabnya

Namun, kebanyakan orang mungkin tidak menyadari bahwa samudra biru yang kita kenal sekarang tampak sangat berbeda saat pertama kali terbentuk.

Benar sekali – menurut penelitian baru, lautan paling awal di Bumi sama sekali tidak berwarna biru, melainkan hijau.

Ini adalah pemikiran yang aneh, tetapi sebuah penelitian dari para ahli di Universitas Nagoya di Jepang menemukan bahwa Bumi pernah tertutup air hijau.

Tidak hanya menantang persepsi umum, tetapi penelitian ini juga dapat membantu pencarian kehidupan alien di alam semesta.

Penelitian yang diterbitkan di Nature Ecology and Evolution ini berfokus pada cyanobacteria.

Apa itu cyanobacteria? Ini adalah jenis bakteri yang sekitar 2,4 miliar tahun lalu memulai proses fotosintesis oksigenik, menggunakan sinar matahari untuk menghasilkan oksigen.

Bakteri ini merupakan kunci transformasi atmosfer Bumi – yang dikenal sebagai Peristiwa Oksidasi Besar - dan memungkinkan bentuk kehidupan yang bergantung pada oksigen untuk bertahan hidup dan berkembang.

Para peneliti menyatakan bahwa lautan berada pada spektrum lampu hijau karena tingginya kadar besi fero, yang berasal dari ventilasi hidrotermal.

Namun, Peristiwa Oksidasi Besar yang dipicu oleh sianobakteri mengubahnya dari besi fero menjadi besi ferri.

Artinya, partikel-partikel tersebut menyerap cahaya biru dan merah, padahal seharusnya lebih banyak cahaya hijau yang mampu melewatinya dan lautan tampak hijau.

Hasilnya, tim ahli yang dipimpin Taro Matsuo, juga menyarankan bahwa pencarian planet dengan laut hijau dapat membantu pencarian kehidupan awal di planet lain.

“Data penginderaan jauh menunjukkan bahwa perairan yang kaya akan besi hidroksida, seperti perairan di sekitar Pulau Iwo di kepulauan Satsunan, tampak jauh lebih cerah daripada lautan biru pada umumnya,” kata Matsuo.

“Hal ini membuat kami berpikir bahwa lautan hijau mungkin dapat diamati dari jarak yang lebih jauh, sehingga lebih mudah dideteksi.”
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
Rekomendasi
Kylian Mbappe Cetak...
Kylian Mbappe Cetak 2 Rekor Bersejarah di Piala Dunia 2026
Said Didu: Jangan Juga...
Said Didu: Jangan Juga Semua Orang Kritis Ditakut-takuti
Mulai Tahun Depan, Grammy...
Mulai Tahun Depan, Grammy Awards Tambah Kategori Musik Pop Asia
Berita Terkini
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Infografis
Bayraktar Kizilelma...
Bayraktar Kizilelma Turki, Jet Tempur Nirawak Pertama di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved