Dior Diserang Hacker! Nama, Kontak, dan Riwayat Belanja Para Sultan Bocor!
Sabtu, 17 Mei 2025 - 14:03 WIB
loading...
A
A
A
Menanggapi insiden ini, Abhishek Kumar Singh, Head of Security Engineering, Singapore, Check Point Software Technologies, menyampaikan pandangannya, terutama terkait implikasinya bagi konsumen di kawasan Asia Tenggara, termasuk Singapura.
“Menyusul kebocoran data Dior, konsumen di Singapura harus meningkatkan kewaspadaan. Para penjahat siber memanfaatkan insiden semacam ini untuk melancarkan kampanye phishing dan penipuan yang ditargetkan, menggunakan email palsu, SMS, atau pesan instan yang meniru merek-merek terpercaya. Serangan-serangan ini mendesak penerima untuk mengatur ulang kata sandi, mengonfirmasi pembelian palsu, atau mengklaim promosi eksklusif—memancing mereka untuk mengungkapkan informasi pribadi atau finansial.”
Singh menyoroti bahwa sektor ritel Singapura menjadi target utama serangan siber, dengan rata-rata 907 serangan siber per organisasi setiap minggunya selama enam bulan terakhir.
Dengan semakin luasnya permukaan serangan (attack surface), data yang berhasil dibobol digunakan sebagai senjata untuk melancarkan penipuan lanjutan.
Baca Juga: Hacker China dan Iran Manfaatkan Chatbot AI Google Gemini untuk Serangan Siber
“Menyusul kebocoran data Dior, konsumen di Singapura harus meningkatkan kewaspadaan. Para penjahat siber memanfaatkan insiden semacam ini untuk melancarkan kampanye phishing dan penipuan yang ditargetkan, menggunakan email palsu, SMS, atau pesan instan yang meniru merek-merek terpercaya. Serangan-serangan ini mendesak penerima untuk mengatur ulang kata sandi, mengonfirmasi pembelian palsu, atau mengklaim promosi eksklusif—memancing mereka untuk mengungkapkan informasi pribadi atau finansial.”
Singh menyoroti bahwa sektor ritel Singapura menjadi target utama serangan siber, dengan rata-rata 907 serangan siber per organisasi setiap minggunya selama enam bulan terakhir.
Dengan semakin luasnya permukaan serangan (attack surface), data yang berhasil dibobol digunakan sebagai senjata untuk melancarkan penipuan lanjutan.
Baca Juga: Hacker China dan Iran Manfaatkan Chatbot AI Google Gemini untuk Serangan Siber
Lihat Juga :