Struktur Aneh Muncul di Antartika, Ilmuwan Klaim Tanda Akhir Dunia Semakin Nyata
Rabu, 14 Mei 2025 - 16:12 WIB
loading...
A
A
A
Para peneliti kembali ke wilayah tersebut dengan ROV mereka pada bulan Januari 2024 dengan harapan dapat menindaklanjuti survei awal mereka, yang dilakukan pada tahun 2022.
Sayangnya, kapal selam itu menghilang di bawah lapisan es dan tidak akan pernah terlihat lagi.
Tim sekarang bermaksud meluncurkan kapal selam baru untuk melanjutkan penyelidikan mereka terhadap kedalaman es yang belum dipetakan.
"Untuk memahami siklus es di Antartika dan bagaimana es berpindah dari benua ke lautan, kita perlu memahami bagaimana es mencair dari bawah, sebuah proses yang sama pentingnya dengan proses pemisahan es di daratan untuk memindahkannya ke lautan," kata Wåhlin.
"Dibutuhkan banyak energi untuk mencairkan es, jadi semua es di Antartika seperti penstabil suhu raksasa dan bagian penting dari sistem iklim Bumi," tambahnya.
"Jika lapisan es Antartika berakhir di lautan dalam jumlah besar, hal itu berpotensi memengaruhi kenaikan muka air laut. Jadi, jika kita mengetahui batas atas dan bawahnya, kita juga dapat membatasi kenaikan muka air laut di masa mendatang."
Sayangnya, kapal selam itu menghilang di bawah lapisan es dan tidak akan pernah terlihat lagi.
Tim sekarang bermaksud meluncurkan kapal selam baru untuk melanjutkan penyelidikan mereka terhadap kedalaman es yang belum dipetakan.
"Untuk memahami siklus es di Antartika dan bagaimana es berpindah dari benua ke lautan, kita perlu memahami bagaimana es mencair dari bawah, sebuah proses yang sama pentingnya dengan proses pemisahan es di daratan untuk memindahkannya ke lautan," kata Wåhlin.
"Dibutuhkan banyak energi untuk mencairkan es, jadi semua es di Antartika seperti penstabil suhu raksasa dan bagian penting dari sistem iklim Bumi," tambahnya.
"Jika lapisan es Antartika berakhir di lautan dalam jumlah besar, hal itu berpotensi memengaruhi kenaikan muka air laut. Jadi, jika kita mengetahui batas atas dan bawahnya, kita juga dapat membatasi kenaikan muka air laut di masa mendatang."
(wbs)
Lihat Juga :