Harta Karun Kuno dalam Jumlah Besar Ditemukan di Sebuah Bukit
Senin, 12 Mei 2025 - 23:25 WIB
loading...
A
A
A
Dari keenam tumpukan harta karun baru di bukit tersebut, yang satu pada gambar di bawah ditemukan di area dengan kepadatan barang-barang logam paling tinggi.
Para ilmuwan tidak hanya menemukan artefak logam, seperti ujung tombak, yang terkubur di bukit; mereka juga menemukan manik-manik ambar, gading babi hutan dan babi peliharaan, serta komponen kain dan kulit.
Beberapa sampel sedimen yang diambil dari bukit tersebut juga menunjukkan keberadaan kacang lentil berbiji kecil dan sisa-sisa serealia, seperti millet. Ini adalah ciri-ciri utama penghidupan pada Zaman Perunggu dan Zaman Besi.
Beberapa material yang ditemukan di Somló cocok untuk penanggalan radiokarbon , yang diharapkan dapat segera dilakukan oleh tim. Jarang sekali penemuan Hallstatt menawarkan bentuk penanggalan yang bermanfaat seperti itu. Garis waktu sering kali harus disimpulkan berdasarkan konteks teknologi kuno dan lapisan sedimen.
"Oleh karena itu, harta karun ini dapat memberikan pemahaman kronologis yang lebih jelas tentang periode transisi antara Zaman Perunggu Akhir dan Zaman Besi Awal di lokasi tersebut," simpul tim tersebut.
Para ilmuwan tidak hanya menemukan artefak logam, seperti ujung tombak, yang terkubur di bukit; mereka juga menemukan manik-manik ambar, gading babi hutan dan babi peliharaan, serta komponen kain dan kulit.
Beberapa sampel sedimen yang diambil dari bukit tersebut juga menunjukkan keberadaan kacang lentil berbiji kecil dan sisa-sisa serealia, seperti millet. Ini adalah ciri-ciri utama penghidupan pada Zaman Perunggu dan Zaman Besi.
Beberapa material yang ditemukan di Somló cocok untuk penanggalan radiokarbon , yang diharapkan dapat segera dilakukan oleh tim. Jarang sekali penemuan Hallstatt menawarkan bentuk penanggalan yang bermanfaat seperti itu. Garis waktu sering kali harus disimpulkan berdasarkan konteks teknologi kuno dan lapisan sedimen.
"Oleh karena itu, harta karun ini dapat memberikan pemahaman kronologis yang lebih jelas tentang periode transisi antara Zaman Perunggu Akhir dan Zaman Besi Awal di lokasi tersebut," simpul tim tersebut.
(wbs)
Lihat Juga :