Kisah Perjalanan Kehidupan, dari Satu Sel Menuju Bentuk Kompleks: Zigot dan Embrio, Mana yang Lebih Dulu?
Sabtu, 10 Mei 2025 - 18:05 WIB
loading...
A
A
A
Di dalam blastula terdapat kelompok sel di satu sisi yang disebut inner cell mass (ICM) atau embrioblas. Inilah cikal bakal sesungguhnya dari embrio.
Blastula kemudian mengalami transformasi dramatis yang dikenal sebagai gastrulasi. Selama gastrulasi, lapisan-lapisan sel blastula tersusun kembali dan membentuk tiga lapisan germinal utama: ektoderm, mesoderm, dan endoderm.
Ketiga lapisan inilah yang akan menjadi prekursor dari seluruh jaringan dan organ tubuh. Ektoderm akan menghasilkan kulit dan sistem saraf, mesoderm akan membentuk otot, tulang, dan sistem peredaran darah, sedangkan endoderm akan menjadi lapisan dalam organ-organ seperti paru-paru dan sistem pencernaan.
Pada titik inilah, setelah pembentukan lapisan-lapisan germinal dan dimulainya diferensiasi sel menjadi berbagai jenis, struktur tersebut secara resmi disebut sebagai embrio. Dengan kata lain, embrio adalah tahap perkembangan organisme multiseluler setelah zigot mengalami pembelahan dan diferensiasi seluler awal.
Berbagai penelitian dalam bidang biologi perkembangan telah secara jelas menggariskan urutan kejadian ini. Misalnya, paper klasik karya Gilbert dan Barresi dalam "Developmental Biology" dengan lugas menjelaskan bahwa zigot adalah sel pertama, diikuti oleh tahap pembelahan yang menghasilkan blastula, dan kemudian gastrulasi yang mengarah pada pembentukan embrio dengan tiga lapisan germinalnya.
Blastula kemudian mengalami transformasi dramatis yang dikenal sebagai gastrulasi. Selama gastrulasi, lapisan-lapisan sel blastula tersusun kembali dan membentuk tiga lapisan germinal utama: ektoderm, mesoderm, dan endoderm.
Ketiga lapisan inilah yang akan menjadi prekursor dari seluruh jaringan dan organ tubuh. Ektoderm akan menghasilkan kulit dan sistem saraf, mesoderm akan membentuk otot, tulang, dan sistem peredaran darah, sedangkan endoderm akan menjadi lapisan dalam organ-organ seperti paru-paru dan sistem pencernaan.
Pada titik inilah, setelah pembentukan lapisan-lapisan germinal dan dimulainya diferensiasi sel menjadi berbagai jenis, struktur tersebut secara resmi disebut sebagai embrio. Dengan kata lain, embrio adalah tahap perkembangan organisme multiseluler setelah zigot mengalami pembelahan dan diferensiasi seluler awal.
Berbagai penelitian dalam bidang biologi perkembangan telah secara jelas menggariskan urutan kejadian ini. Misalnya, paper klasik karya Gilbert dan Barresi dalam "Developmental Biology" dengan lugas menjelaskan bahwa zigot adalah sel pertama, diikuti oleh tahap pembelahan yang menghasilkan blastula, dan kemudian gastrulasi yang mengarah pada pembentukan embrio dengan tiga lapisan germinalnya.
Lihat Juga :