Sama Seperti WhatsApp, Facebook Messenger Akan Batasi Teruskan Pesan

Senin, 07 September 2020 - 11:01 WIB
loading...
Sama Seperti WhatsApp,...
ilustrasi WhatsApp . foto/ ist
A A A
MENLO PARK - Facebook dikabarkan akan menerapkan batasan baru untuk Messenger, batasan tersebut sama seperti yang sebelumnya dilakukan kepada WhatsApp. BACA JUGA - Jam Tangan Misterius Kurt Cobain yang Tak Banyak Orang Tahu

Mengutip dari Mashable, Senin (7/9/2020), Facebook menghadirkan batasan teruskan pesan di Messenger. Artinya, pesan yang ada hanya bisa diteruskan ke lima orang atau grup dalam satu waktu. BACA JUGA - Cara Cek BLT Gaji di Bawah Rp5 Juta Lewat WhatsApp dan SMS

Saat mencoba meneruskan konten atau pesan ke lebih dari lima orang sekaligus, pengguna akan mendapatkan pesan yang berbunyi "Batas penerusan tercapai", dan tidak bisa lagi menambah meneruskan pesan ke lebih banyak penerima.

Fitur baru ini tersedia di beberapa negara dan akan secara bertahap diluncurkan ke pasar lain. Fitur membatasi pesan yang diteruskan ini akan hadir untuk semua pengguna secara global pada 24 September.

Idenya, kata Facebook dalam sebuah posting blog, adalah untuk memperlambat penyebaran informasi yang salah untuk viral dan konten berbahaya yang berpotensi menyebabkan kerusuhan di dunia nyata.

Pada Agustus lalu, Facebook menambahkan fitur pengecekan fakta untuk pesan yang diteruskan di WhatsApp. Kemudian pada April, perusahaan mulai menandai pesan yang diteruskan berkali-kali untuk memberi tahu penerima bahwa mereka tidak datang dari kontak dekat.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Spam Judi Online...
Mengapa Spam Judi Online Makin Marak di Kolom Komentar Media Sosial?
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
Meta Hadirkan Kembali...
Meta Hadirkan Kembali Facebook Creator Studio Berbasis AI
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Pemerintah Perlu Menetralisir...
Pemerintah Perlu Menetralisir Narasi Negatif di Media Sosial
Iran Pulihkan Akses...
Iran Pulihkan Akses Internet Global setelah Berbulan-bulan Dibatasi
Sosmed Dipantau Ketat...
Sosmed Dipantau Ketat Aparat Saudi, 7 WNI Ditangkap Akibat Jual Paket Haji Ilegal
Rekomendasi
Prabowo: Anggaran Pertahanan...
Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri jika Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan
PTUN Tolak Gugatan PLK,...
PTUN Tolak Gugatan PLK, Dedi Mulyadi Menilai Keputusan Hakim Sudah Tepat
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
Berita Terkini
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
5 Rekomendasi Laptop...
5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kerja Kantoran di Tahun 2026
500 Pairs Aset Kripto...
500 Pairs Aset Kripto Bantu Menavigasi Ekosistem Digital
Perkuat Pasar Teknologi...
Perkuat Pasar Teknologi Nasional, Bachrum Lubis Siap Pimpin StratLogic.AI Akselerasi Transformasi AI Indonesia
Infografis
Akhiri Perang Ukraina,...
Akhiri Perang Ukraina, Trump Akan Akui Crimea Milik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved