Uranus: Misteri 28 Detik yang Membuat Ilmuwan Salah Mengukur Durasi Hari!
Sabtu, 12 April 2025 - 11:25 WIB
loading...
A
A
A
Artinya, informasi tentang raksasa es Tata Surya bagian luar terbatas, dan mungkin berpotensi bias oleh kondisi khusus yang mempengaruhi planet-planet pada saat melintas.
Salah satu masalah terbesar adalah, tanpa panjang hari yang akurat, orientasi kutub magnet Uranus hilang hanya beberapa tahun setelah melintasnya Voyager 2.
Untuk mengukur ulang panjang hari Uranus, ilmuwan melakukan studi yang cermat terhadap data yang dikumpulkan oleh Teleskop Luar Angkasa Hubble antara tahun 2011 dan 2022. Dalam rentang waktu tersebut, teleskop berulang kali mengamati aurora ultraviolet planet, yang dihasilkan seperti aurora di Bumi.
Partikel-partikel yang dibawa oleh angin matahari menghantam magnetosfer planet, dan dibawa pergi dan dipercepat di sepanjang garis-garis medan magnet ke garis lintang kutub, di mana mereka dibuang ke atmosfer bagian atas.
Interaksi antara partikel-partikel di atmosfer dan partikel-partikel matahari yang masuk menghasilkan cahaya di langit.
Salah satu masalah terbesar adalah, tanpa panjang hari yang akurat, orientasi kutub magnet Uranus hilang hanya beberapa tahun setelah melintasnya Voyager 2.
Untuk mengukur ulang panjang hari Uranus, ilmuwan melakukan studi yang cermat terhadap data yang dikumpulkan oleh Teleskop Luar Angkasa Hubble antara tahun 2011 dan 2022. Dalam rentang waktu tersebut, teleskop berulang kali mengamati aurora ultraviolet planet, yang dihasilkan seperti aurora di Bumi.
Partikel-partikel yang dibawa oleh angin matahari menghantam magnetosfer planet, dan dibawa pergi dan dipercepat di sepanjang garis-garis medan magnet ke garis lintang kutub, di mana mereka dibuang ke atmosfer bagian atas.
Interaksi antara partikel-partikel di atmosfer dan partikel-partikel matahari yang masuk menghasilkan cahaya di langit.
Lihat Juga :