Ilmuwan Yakin Bahtera Nuh Berada di Lokasi Ini, Berikut Petunjuknya

Rabu, 09 April 2025 - 22:06 WIB
loading...
Ilmuwan Yakin Bahtera...
Lokasi yang diyakini tempat Bahtera Nuh. FOTO/ THE GUARDIAN
A A A
KAIRO - Sekelompok ilmuwan mengklaim menemukan posisi terakhir Bahtera Nuh berada. Berbekal uji tanah dan pemindaian radar baru, kelompok yang dikenal sebagai Noah’s Ark Scans kini tertuju di pegunungan Turki timur sekitar 30 kilometer selatan Gunung Ararat.

BACA JUGA - Membongkar Kisah Bahtera Nuh: Antara Iman dan Nalar

Sebuah formasi geologi sepanjang 538 kaki yang dikenal sebagai situs Durupinar gundukan berbentuk perahu yang konon secara mengerikan mencerminkan dimensi bahtera yang dijelaskan dalam Kitab Kejadian.

Lokasi terpencil itu telah lama dikabarkan menyimpan sisa-sisa fosil perahu itu. Meskipun Bahtera Nuh merupakan pusat agama Kristen, Yahudi, dan Islam, keberadaannya masih belum terbukti.

Peneliti utama Andrew Jones mengatakan kepada The Sun bahwa meskipun penggalian skala penuh belum dimulai, tim tersebut sedang meletakkan dasar melalui serangkaian uji non-invasif dan analisis ilmiah.

“Lokasi tersebut terletak di aliran tanah aktif dengan musim dingin yang keras, jadi melindungi area tersebut adalah prioritas utama kami,” kata Jones.

“Selama beberapa tahun ke depan, mitra universitas Turki kami akan melakukan uji non-destruktif seperti pengambilan sampel tanah, pemindaian radar, dan metode lain untuk menentukan apakah struktur yang kami deteksi benar-benar buatan manusia atau sekadar formasi alami,” lanjut ilmuwan terkemuka tersebut.

Jones mencatat bahwa mereka akan “mempertimbangkan penggalian” hanya setelah mereka mengumpulkan bukti yang cukup dan menetapkan strategi pelestarian yang tepat.

Sampel tanah awal yang diambil oleh ahli geologi Turki Dr. Memet Salih Bayraktutan mengungkapkan beberapa hasil yang mengejutkan.

Tim mengumpulkan 22 sampel dari dalam dan sekitar “bahtera” yang diduga, lalu mengirimkannya ke Universitas Ataturk untuk dianalisis.

Para peneliti menemukan bahwa struktur yang diduga memiliki kadar pH yang lebih rendah, bahan organik yang lebih tinggi dan lebih banyak kalium di dalam dibandingkan dengan di luar formasi.

“Perubahan ini sesuai dengan kayu yang membusuk,” tim menjelaskan.

Rumput di dalam lokasi berbentuk perahu itu menguning dan memudar lebih awal di musim tersebut dibandingkan area di sekitarnya sesuatu yang menurut para peneliti menunjukkan asal muasalnya buatan manusia, bukan alami.

Pemindaian radar penembus tanah (GPR) tahun 2019 terhadap formasi tersebut semakin memperparah api purba itu.

Dengan menggunakan pulsa radar frekuensi ganda, para peneliti mendeteksi bentuk persegi panjang sekitar 22 kaki di bawah permukaan kemungkinan ruang yang terkubur atau elemen konstruksi.

“Kami juga berencana untuk mengambil sampel inti dari seluruh formasi, yang akan membantu kami memastikan apakah sudut siku-siku dan pola geometris yang kami lihat pada pemindaian GPR adalah struktur buatan manusia atau hanya formasi alami,” kata Jones.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Rekomendasi
18 Gol, 6 Piala Dunia:...
18 Gol, 6 Piala Dunia: Messi Bikin Klose Angkat Topi
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Pahala Puasa Tasua dan...
Pahala Puasa Tasua dan Asyura: Benarkah Setara 10.000 Malaikat? Ini Penjelasannya
Berita Terkini
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Review ASUS ExpertBook...
Review ASUS ExpertBook P3 P3405 dari Sisi Performa dan Desain
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Ilmuwan Temukan Pemangsa...
Ilmuwan Temukan Pemangsa Jamur Zombie Cordyceps The Last of Us di Hutan Kalimantan
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved