Gemini 2.5 Pro Teknologi AI Terbaik yang Diklaim Bantu Pekerjaan Manusia

Minggu, 30 Maret 2025 - 11:22 WIB
loading...
Gemini 2.5 Pro Teknologi...
Gemini 2.5 Pro . FOTO/ DAILY
A A A
LONDON - Apakah teknologi AI generatif siap menggantikan pekerja manusia atau merupakan alat terbaik untuk membantu pekerja?

BACA JUGA -Ludes, Google Bakal Hentikan Produksi Google Home Max

Teknologi AI generatif seperti Gemini 2.5 Pro adalah alat terbaik untuk membantu pekerja manusia, bukan menggantikan mereka.

Gemini 2.5 Pro dari Google mampu menghasilkan kode untuk permainan video hanya dengan satu baris perintah dan mengalahkan model AI lainnya dalam uji tolok ukur.

Model ini lebih baik dalam menangani masalah matematika, pembuatan kode, serta menghasilkan teks, audio, gambar, dan video, tetapi masih dalam tahap pengujian dan hanya dapat diakses melalui Google AI Studio.

Yang terbaru, apa yang dilakukan Google adalah dengan jelas menyatakan bahwa teknologi AI ini adalah alat terbaik untuk membantu manusia karena model penalaran AI Gemini 2.5 Pro begitu kuat hingga mampu menghasilkan kode untuk keseluruhan permainan video hanya dengan satu baris perintah.

Menurut Google, Gemini 2.5 Pro adalah model pertama mereka yang berhasil mengalahkan OpenAI, Anthropic, xAI, dan DeepSeek dalam uji benchmark.

Model AI penalaran baru Google juga lebih kuat dan cepat dalam menangani masalah matematika, pembuatan kode, dan dapat menghasilkan tidak hanya teks tetapi juga audio, gambar, dan video.

Google memberi label Gemini 2.5 Pro Experimental sebagai model penalaran yang memudahkan pemahaman instruksi pengguna betapapun rumitnya.

Gemini 2.5 Pro masih dalam tahap pengujian dan hanya dapat diakses melalui Google AI Studio.

Selain itu, pengguna Gemini Advanced di web dan aplikasi juga dapat mengujinya tetapi dengan jendela konteks yang dibatasi hingga 1 juta token.

Dukungan untuk 2 juta token akan diberikan di masa mendatang. Model ini juga akan tersedia pada platform Vertex AI.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
LM FEB UI Tekankan Pentingnya...
LM FEB UI Tekankan Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Rekomendasi
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Belgia vs Mesir Imbang...
Belgia vs Mesir Imbang 1-1 di Piala Dunia 2026, Mo Salah Moncer
KPU Kaji Penerapan E-Voting...
KPU Kaji Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Ini Alasannya
Berita Terkini
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Di Balik Pemblokiran...
Di Balik Pemblokiran AI Tercanggih Anthropic Fable 5: Berantem dengan Pemerintah AS
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
Selebriti Pakai Earphone...
Selebriti Pakai Earphone Kabel, Pasar IEM Chi-Fi Diam-Diam Meledak
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved