Lawan AS, Huawei Bertekad Bertahan Habis-habisan di Pasar Eropa

Jum'at, 04 September 2020 - 23:00 WIB
loading...
Lawan AS, Huawei Bertekad...
Presiden Grup Bisnis Konsumen di Eropa, Walter Ji, saat berbicara sebagai pembicara kunci dalam IFA 2020. Dia menyoroti peran perusahaan di pasar Eropa. Foto/Ist
A A A
LONDON - Masalah Huawei dengan Amerika Serikat menimbulkan masalah bagi penjualan perusahaan di Eropa , termasuk negara-negara seperti Prancis dan Inggris. Kedua pemerintahan itu menyarankan penyedia jaringan di wilayahnya menjauh dari produk pabrikan China. (Baca juga: Realme 7 dan 7 Pro Diumumkan dengan Pembaruan yang Membahagiakan )

Berbicara sebagai pembicara kunci dalam IFA 2020, Presiden Grup Bisnis Konsumen di Eropa, Walter Ji, menyoroti peran perusahaan di pasar Eropa. Pada saat yang sama, CEO Huawei Ren Zhengfei memberi tahu investor bahwa setiap orang yang bekerja untuk perusahaan adalah "pahlawan" dan dia tidak merencanakan PHK apa pun untuk memperkuat pengorbanan mereka.

Dalam pidatonya selama 26 menit, Walter Ji mengingatkan bahwa Huawei secara langsung mempekerjakan 14.000 orang di Eropa dan 200.000 lainnya secara tidak langsung. Para pekerja mencakup di lebih dari 23 lokasi penelitian, menjadikannya sebagai investor R&D terbesar kelima di Uni Eropa untuk tahun 2019.

Pada akhir tahun 2020, tulis GSM Arena, Huawei berencana untuk memperluas kehadiran offline-nya dengan toko sendiri di Prancis, Spanyol, Belgia, Italia, Jerman, dan Inggris Raya.

Eksekutif tersebut juga menegaskan, Huawei AppGallery adalah pasar aplikasi terbesar ketiga di dunia, meskipun dia tidak berkomentar tentang celah ke dua teratas -Google Play dan App Store.

Walter Ji menjelaskan, 5.000 aplikasi telah ditambahkan setiap bulan. Huawei sendiri memiliki tim khusus yang bekerja untuk menghadirkan aplikasi paling populer dari Google Play ke toko aplikasinya melalui mesin Pencarian Petal.

Dia menyimpulkan, Eropa adalah pasar utama bagi Huawei dan perusahaan tersebut berencana tetap menjadi pemimpin pasar dalam dekade mendatang. (Baca juga: 5 Zodiak Paling Banyak Berbohong, tapi Demi Kebaikan Hubungan )
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Batas Waktu Berakhir...
Batas Waktu Berakhir Besok! TikTok Belum Laku Terjual
Jadi Senjata China Lawan...
Jadi Senjata China Lawan Tarif Impor, AS Bidik 140 Perusahaan Chip
Chip AI Jadi Senjata...
Chip AI Jadi Senjata China untuk Melawan AS Terkait Tarif Impor Baru
Elon Musk Tegaskan Akan...
Elon Musk Tegaskan Akan Bertahan di Gedung Putih hingga Misi DOGE Tuntas
Donald Trump Siap Turunkan...
Donald Trump Siap Turunkan Tarif TikTok agar Cepat Terjual
TikTok Akan Hilang di...
TikTok Akan Hilang di AS Jika 4 April 2025 Tidak Dijual
Donald Trump Siap Bayar...
Donald Trump Siap Bayar Upah Lembur Astronot yang Terlantar
Gunakan Starlink, Elon...
Gunakan Starlink, Elon Musk Ancam Ukraina untuk Berhenti Perang
Donald Trump Siap Bikin...
Donald Trump Siap Bikin Aturan Baru Soal Bitcoin dan Kripto
Rekomendasi
Perkuat Branding lewat...
Perkuat Branding lewat Kemasan, Custoom.in Bantu UMKM Naik Kelas
PLN IP Berhasil Penuhi...
PLN IP Berhasil Penuhi Kebutuhan Listrik Malam Takbir dan Idulfitri
10 Negara yang Kena...
10 Negara yang Kena Tarif Impor Trump Terbesar, Mayoritas Negara-negara Asia
Berita Terkini
Gempa Myanmar Hancurkan...
Gempa Myanmar Hancurkan Kota Purba di Mandalay
3 jam yang lalu
Batas Waktu Berakhir...
Batas Waktu Berakhir Besok! TikTok Belum Laku Terjual
4 jam yang lalu
Mulai DJI, DeepSeek,...
Mulai DJI, DeepSeek, hingga TikTok, Inilah Fantastic Four Taipan Teknologi China yang Mengukir Jejak Inovasi Global
8 jam yang lalu
Bos Epic Games Sebut...
Bos Epic Games Sebut Apple dan Google Lakukan Monopoli dan Berbisnis ala Mafia
8 jam yang lalu
Poco M7 Pro 5G Tawarkan...
Poco M7 Pro 5G Tawarkan Spek Gaming Ramah Kantong, Resmi Rilis 7 April 2025!
9 jam yang lalu
Jadi Senjata China Lawan...
Jadi Senjata China Lawan Tarif Impor, AS Bidik 140 Perusahaan Chip
9 jam yang lalu
Infografis
Tegaskan Status Negara...
Tegaskan Status Negara Berdaulat, Taiwan Lawan China di PBB
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved