Bumi Berdenyut Setiap 124 Menit Akibat Sinyal Misterius dari Luar Angkasa
Senin, 17 Maret 2025 - 06:53 WIB
loading...
A
A
A
Sebuah tim astronom yang dipimpin oleh Dr. Iris de Ruiter dari Universitas Sydney telah mengidentifikasi sumber sinyal tersebut. Ia menemukan denyut tersebut pada tahun 2024 saat memeriksa data arsip dari Belanda.
Dia sedang memeriksa informasi dari Low Frequency Array (LOFAR), teleskop radio terbesar yang beroperasi pada frekuensi terendah yang dapat diamati dari Bumi.
Dr de Ruiter awalnya menemukan satu denyut yang tiba di Bumi pada tahun 2015 tetapi penyelidikan yang lebih dalam di area langit yang sama mengungkap enam denyut lagi yang secara luar biasa berlangsung beberapa detik hingga satu menit dengan interval yang teratur.
Pola denyutan yang lambat dan teratur ini sangat jarang. Awalnya, hanya katai merah yang terlihat. Ditetapkan bahwa katai merah bergerak cepat maju mundur dengan sangat cepat dalam periode dua jam yang sama dengan denyutan radio, dan gerakan inilah yang mengungkap keberadaan katai putih.
Dia sedang memeriksa informasi dari Low Frequency Array (LOFAR), teleskop radio terbesar yang beroperasi pada frekuensi terendah yang dapat diamati dari Bumi.
Dr de Ruiter awalnya menemukan satu denyut yang tiba di Bumi pada tahun 2015 tetapi penyelidikan yang lebih dalam di area langit yang sama mengungkap enam denyut lagi yang secara luar biasa berlangsung beberapa detik hingga satu menit dengan interval yang teratur.
Pola denyutan yang lambat dan teratur ini sangat jarang. Awalnya, hanya katai merah yang terlihat. Ditetapkan bahwa katai merah bergerak cepat maju mundur dengan sangat cepat dalam periode dua jam yang sama dengan denyutan radio, dan gerakan inilah yang mengungkap keberadaan katai putih.
(wbs)
Lihat Juga :