Elon Musk Umumkan X Diserang Besar-besaran

Selasa, 11 Maret 2025 - 11:45 WIB
loading...
Elon Musk Umumkan X...
Hacker. FOTO/ DAILY
A A A
TEXAS - Platform media sosial X, sebelumnya dikenal sebagai Twitter, mengalami gangguan di seluruh dunia pada hari Senin, karena serangan siber yang diklaim oleh pemiliknya, miliarder teknologi Elon Musk, sebagai serangan berskala besar.

BACA JUGA - Apple Rekrut Hacker-Hacker Terbaik di Dunia, untuk Apa?

"Ada (dan masih) serangan siber besar-besaran terhadap X."

"Kami diserang setiap hari, tetapi kali ini melibatkan sumber yang besar. Baik itu kelompok terorganisasi berskala besar atau negara yang terlibat. Masih dalam proses pendeteksian..." kata Musk dalam sebuah posting di platform tersebut.

Gangguan tersebut pertama kali dilaporkan sekitar pukul 5:30 pagi waktu Timur (0930 GMT), dengan X berhasil memulihkan layanannya untuk sebagian besar pengguna dalam waktu satu jam.

Namun, pemadaman meningkat lagi sekitar tiga jam kemudian, menurut situs pelacakan pemadaman DownDetector.

X terus mengalami berbagai masalah, termasuk halaman yang gagal dimuat.Penyebab serangan siber ini masih belum diketahui.

Sebelumnya, kelompok peretas yang dikenal dengan nama Andariel juga menargetkan sektor medis, energi, dan teknik untuk semakin memperkuat kekuasaan pemimpin tertinggi Pyongyang, Kim Jong-un.

Kelompok peretas mencoba mendapatkan rincian berbagai proyek rahasia, cetak biru dan spesifikasi kontrak sambil mencuri rahasia militer dan nuklir.

Andariel juga menargetkan sistem komputer perusahaan layanan kesehatan di AS untuk memeras uang tunai guna mendanai lebih banyak serangan dunia maya.

Misi tersebut melibatkan serangan spionase dan peretasan yang disebut 'ransomware' di Amerika dan Korea Selatan secara bersamaan.

Peringatan mengenai ancaman Andariel dikeluarkan oleh Pusat Keamanan Siber Nasional yang merupakan bagian dari Markas Besar Komunikasi Pemerintah Inggris, AS, dan Korea Selatan.

Direktur operasi Pusat Keamanan Siber Nasional (NCSC) Inggris, Paul Chichester, mengatakan: "Operasi siber global yang kami temukan menunjukkan sejauh mana 'pelaku' yang disponsori negara (Korea Utara) bersedia untuk memajukan militer mereka." dan program nuklir.

“Ancaman ini harus menjadi pengingat bagi operator infrastruktur penting akan pentingnya melindungi informasi sensitif dan kekayaan intelektual mereka.

“NCSC, bersama dengan mitranya di AS dan Korea Selatan, sangat mendorong lembaga-lembaga yang melindungi jaringan internet untuk mengikuti pedoman yang telah ditetapkan guna memastikan mereka memiliki perlindungan yang kuat terhadap aktivitas jahat.”

Kelompok peretas Andariel telah meluncurkan serangan 'penghancuran' yang menargetkan AS dan Korea Selatan yang melibatkan spionase dan ransomware pada saat yang bersamaan.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
340 Juta Data Pengguna...
340 Juta Data Pengguna Situs Dewasa OnlyFans Dijual Hacker
Elon Musk Prediksi AI...
Elon Musk Prediksi AI Akan Membuat Manusia Tak Perlu Bekerja
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Surya Saputra Datangi...
Surya Saputra Datangi Polda Metro Jaya, Laporkan Pencatutan Identitas di Medsos
Rekomendasi
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Amerika Serikat Permak...
Amerika Serikat Permak Paraguay 4-1: Folarin Balogun Cetak Brace
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Berita Terkini
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
5 Cara Memilih Tempat...
5 Cara Memilih Tempat Top Up Game yang Terpercaya, AntiScam!
Desain Elegan Minimalis...
Desain Elegan Minimalis ASUS ROG Zephyrus G16 GU606 Nyaman untuk Kerja dan Gaming
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
Infografis
10 Miliarder Paling...
10 Miliarder Paling Boncos di 100 Hari Trump, Elon Musk Kehilangan Rp727 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved