Gunakan Starlink, Elon Musk Ancam Ukraina untuk Berhenti Perang

Senin, 10 Maret 2025 - 07:06 WIB
loading...
Gunakan Starlink, Elon...
Elon Musk Ancam Ukraina untuk Berhenti Perang. FOTO/ ABC NEWS
A A A
MOSCOW - Pengusaha miliarder AS Elon Musk bahwa sistem internet satelit Starlink adalah tulang punggung militer Ukraina, dan memperingatkan bahwa garis depan negara itu akan runtuh jika ia memutuskan untuk menutup layanan tersebut.

BACA JUGA - Starlink, Investasi, dan Pembangunan Telekomunikasi

"Sistem Starlink saya adalah tulang punggung militer Ukraina. Seluruh garis depan mereka akan runtuh jika saya mematikannya," kata Musk melalui platform X.

Seperti dilansir dari Sputnik/RIA Novosti melaporkan, Musk juga menyerukan diakhirinya konflik.

Sebelumnya, media Barat melaporkan bahwa pembicaraan antara negosiator AS dan Ukraina mengenai akses bagi perusahaan Amerika ke sumber daya mineral Ukraina diduga juga menyentuh kemungkinan pemotongan akses Ukraina ke Starlink.

Namun, Musk membantah tuduhan tersebut.

Ukraina sangat bergantung pada Starlink, dan tahun lalu mengatakan sekitar 42.000 terminal digunakan oleh militer, rumah sakit, bisnis, dan organisasi bantuan. Pentagon membantu mendanai akses untuk pasukan Ukraina.

Kedutaan Besar Rusia dan SpaceX tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Starlink mengatakan mereka tidak melakukan bisnis apa pun di atau dengan Rusia. Perusahaan ini tidak menanggapi email yang dikirim awal pekan ini, yang menanyakan apakah mereka dapat mengesampingkan penggunaan sistem tersebut oleh pasukan Rusia di Ukraina.

Purnawirawan Angkatan Darat Inggris Ben Barry mengatakan kepada Reuters, jika pasukan Rusia menggunakan Starlink untuk berkomunikasi, maka itu berarti mereka menggunakan sistem komunikasi yang sama.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Rekomendasi
Piala Dunia 2026: Spanyol...
Piala Dunia 2026: Spanyol Hancurkan Arab Saudi 4-0
Refly Harun Sudah Siapkan...
Refly Harun Sudah Siapkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Malam Ini Roy Suryo...
Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, Besok Dilimpahkan ke Jaksa
Berita Terkini
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Infografis
10 Miliarder Paling...
10 Miliarder Paling Boncos di 100 Hari Trump, Elon Musk Kehilangan Rp727 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved