Korsel Tuduh DeepSeek Mencuri Data Penggunanya

Senin, 17 Februari 2025 - 21:29 WIB
loading...
Korsel Tuduh DeepSeek...
DeepSeek . FOTO/ DAILY
A A A
SEOUL - Pemerintah Korea Selatan menangguhkan sementara pengunduhan aplikasi kecerdasan buatan (AI) China DeepSeek karena kekhawatiran mengenai praktik pengumpulan datanya.

BACA JUGA - Belanda Larang DeepSeek Digunakan, Ini Alasannya

Komisi Perlindungan Informasi Pribadi mengatakan layanan tersebut ditangguhkan pada Sabtu malam dan hanya akan dilanjutkan setelah "perbaikan dan koreksi" dilakukan sesuai dengan undang-undang perlindungan informasi pribadi Korea Selatan, Kantor Berita Yonhap melaporkan.

Namun, pengguna yang sudah ada masih dapat mengakses aplikasi tersebut, tetapi disarankan untuk berhati-hati.

"Mereka yang telah mengunduh DeepSeek dan menggunakannya di internet harus waspada karena ada risiko informasi pribadi dikompromikan," kata pejabat komisi Nam Seok kepada wartawan.

Tindakan ini diambil setelah beberapa kementerian dan lembaga pemerintah membatasi akses internal terhadap layanan AI karena kekhawatiran terhadap pengelolaan datanya.

Menurut laporan, komisi tersebut menyatakan kekhawatirannya tentang DeepSeek dan perusahaan sepakat untuk menangguhkan layanan sementara hingga perbaikan dilakukan.

Bulan lalu, komisi tersebut juga mengirimkan pernyataan resmi kepada DeepSeek untuk meminta klarifikasi tentang metode pengumpulan dan pengelolaan data perusahaan.

Sebagai tanggapan, perusahaan menunjuk perwakilan hukum di Korea Selatan dan mengakui ada kekurangan dalam kepatuhan terhadap undang-undang perlindungan data setempat.

Ia juga menyatakan kesediaannya untuk bekerja sama sepenuhnya dengan komisi tersebut.
Selama masa penangguhan ini, komisi bermaksud melakukan penilaian komprehensif terhadap praktik pengelolaan data perusahaan untuk memastikan kepatuhan penuh terhadap hukum yang relevan.

Selain itu, komisi juga berjanji untuk mengusulkan amandemen hukum untuk memperkuat regulasi perusahaan yang berbasis di luar negeri dalam kasus serupa tanpa mempengaruhi penggunaan AI.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Perkuat Pasar Teknologi...
Perkuat Pasar Teknologi Nasional, Bachrum Lubis Siap Pimpin StratLogic.AI Akselerasi Transformasi AI Indonesia
Universitas di AS Membatasi...
Universitas di AS Membatasi Mahasiswa Baru Menggunakan AI
Industri Musik Meluncurkan...
Industri Musik Meluncurkan Label AI untuk Melindungi Orisinalitas
Teknologi Referee View...
Teknologi Referee View Ubah Pengalaman Menonton Piala Dunia FIFA 2026
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
10 Negara Paling Cocok...
10 Negara Paling Cocok untuk Solo Traveling, Aman dan Ramah Wisatawan
Panduan Belanja dan...
Panduan Belanja dan Oleh-oleh Korea Selatan untuk Traveler Indonesia
Rekomendasi
Asal Usul Rebo Wekasan,...
Asal Usul Rebo Wekasan, Hukum Salat Sunnah dan Sedekah Tolak Bala Menurut Islam
Tok! PN Jaktim Terima...
Tok! PN Jaktim Terima Eksepsi Dokter Tifa, Persidangan Pembuktian Tak Dilanjut
Breaking News! Hotman...
Breaking News! Hotman Paris Mundur sebagai Pengacara Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Motorola Razr Fold Diluncurkan,...
Motorola Razr Fold Diluncurkan, Lipatan Smartphone Tidak Terlihat
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Infografis
Angka Kemiskinan Indonesia...
Angka Kemiskinan Indonesia Turun, Ekonom Ragukan Data BPS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved