lmuwan Ungkap Penyebab 1 Keluarga Berjalan seperti Beruang

Senin, 17 Februari 2025 - 20:31 WIB
loading...
A A A
Dokumenter tersebut menggambarkan Ulas sebagai “mata rantai yang hilang antara manusia dan kera” dan mengisyaratkan bahwa mereka “tidak seharusnya ada” sama sekali.

Namun hingga kini belum ada seorang pun yang mengetahui penyebab pasti di balik gaya berjalan aneh tersebut.

Sementara beberapa ahli berpendapat bahwa hal itu disebabkan oleh masalah genetika yang telah "menghancurkan evolusi tiga juta tahun terakhir", yang lain menolak gagasan bahwa ada "gen" khusus untuk berjalan tegak dan berpendapat ada hal lain yang berperan.

Humphrey menunjukkan bahwa saudara kandung yang terkena dampak – lima di antaranya masih hidup dan berusia antara 22 dan 38 tahun – semuanya menderita bentuk kerusakan otak tertentu.

Dalam film dokumenter 60 Minutes , ia menunjukkan hasil pemindaian MRI yang mengungkapkan bahwa masing-masing dari mereka memiliki bagian otak yang menyusut yang disebut vermis serebelum.

Namun, sang profesor juga mencatat bahwa hal ini sendiri “[tidak] menjelaskan mengapa mereka berjalan dengan empat kaki”.

Ia menjelaskan: “Anak-anak lain yang mengalami kerusakan otak kecil, bahkan anak-anak yang tidak memiliki otak kecil, masih dapat berjalan tegak.”

Ia juga menekankan bahwa bentuk quadrupedalisme Ulas berbeda dari yang terlihat pada kerabat hewan terdekat kita – simpanse dan gorila – dalam satu hal utama.

Sementara primata ini berjalan dengan buku-buku jarinya, anak-anak Turki menggunakan telapak tangannya – menumpukan beban tubuh mereka di pergelangan tangan sambil mengangkat jari-jari mereka dari tanah.

"Yang penting tentang hal itu adalah simpanse merusak jari-jari mereka saat berjalan seperti itu," kata Humphrey kepada situs web BBC News pada tahun 2006 ketika BBC menyiarkan dokumenternya sendiri tentang keluarga tersebut.
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sel kulit Manusia Diklaim...
Sel kulit Manusia Diklaim Diam-diam Berteriak untuk Berkomunikasi
Struktur Piramida Berusia...
Struktur Piramida Berusia 2.200 Tahun Ditemukan di Gurun Yudea
Militer AS Uji Coba...
Militer AS Uji Coba Kirim Paket ke Luar Angkasa Pakai Roket Kargo
Lingkaran Misterius...
Lingkaran Misterius Terlihat Berputar-putar di Langit Inggris
Bayi Diberi Terapi Gen...
Bayi Diberi Terapi Gen Baru demi Penelitian Inovatif
Serang Tentara Israel,...
Serang Tentara Israel, Kucing Caracal Jadi Simbol Keberanian
Oksigen di Galaksi Terjauh...
Oksigen di Galaksi Terjauh Ungkap Rahasia Awal Mula Kehidupan di Bumi
Ekosistem Makhluk-makhluk...
Ekosistem Makhluk-makhluk Misterius Ditemukan di Dasar Laut
Sunita Williams Wanita...
Sunita Williams Wanita Baja NASA Bagikan Pengalaman 9 Bulan di Luar Angkasa
Rekomendasi
Pantau Jalur Mudik lewat...
Pantau Jalur Mudik lewat Udara, Kapolri: Tol Japek Ramai Lancar
Gelar Program Mudik...
Gelar Program Mudik Bersama Gratis, Sucofindo Berangkatkan 360 Pemudik
Profesional dan Begawan...
Profesional dan Begawan Ekonomi Jadi Pengurus, Danantara Diyakini Mampu Tumbuhkan Investasi
Berita Terkini
Kebijakan Tunas: Negara...
Kebijakan Tunas: Negara Turun Tangan Lindungi Anak di Ruang Siber
22 menit yang lalu
Sel kulit Manusia Diklaim...
Sel kulit Manusia Diklaim Diam-diam Berteriak untuk Berkomunikasi
4 jam yang lalu
Struktur Piramida Berusia...
Struktur Piramida Berusia 2.200 Tahun Ditemukan di Gurun Yudea
4 jam yang lalu
Donald Trump Siap Turunkan...
Donald Trump Siap Turunkan Tarif TikTok agar Cepat Terjual
7 jam yang lalu
Militer AS Uji Coba...
Militer AS Uji Coba Kirim Paket ke Luar Angkasa Pakai Roket Kargo
9 jam yang lalu
Pemilik TikTok Jadi...
Pemilik TikTok Jadi Orang Terkaya di China
15 jam yang lalu
Infografis
Lebih dari 1 Juta Tentara...
Lebih dari 1 Juta Tentara Ukraina Tewas dan Terluka
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved