Sam Altman Ungkap Rencana OpenAI di GPT-4.5 dan GPT-5

Jum'at, 14 Februari 2025 - 08:17 WIB
loading...
Sam Altman Ungkap Rencana...
OpenAI. FOTO/ THE VERGE
A A A
MENLO PARK - Pembaruan Road Maps OpenAI untuk GPT-4.5 dan GPT-5, bertujuan untuk menyederhanakan penawaran produknya dan meningkatkan pengalaman pengguna dengan model AI-nya.

BACA JUGA - Open-Source Alibaba Terbukti Melebihi Kecerdasan AI Meta dan OpenAI

OpenAI bekerja untuk menciptakan sistem intelijen terpadu yang akan menghilangkan kebutuhan akan pemilih model, sebuah fitur yang selama ini menjadi sumber kerumitan bagi pengguna. GPT-4.5 yang akan datang, yang secara internal disebut sebagai Orion, akan menjadi model terakhir dalam seri ini yang tidak menyertakan fitur chain-of-thought.

Sam Altman, CEO OpenAI, membagikan peta jalan yang diperbarui untuk iterasi berikutnya dari model Generative Pretrained Transformer (GPT), GPT-4.5 dan GPT-5.

GPT-4.5 diharapkan menjadi model terakhir di ChatGPT yang menawarkan model tanpa integrasi penalaran.

Seperti yang banyak Anda ketahui, saat ini ChatGPT menawarkan dua model yang berbeda, yaitu model GPT4 dan model baru yang disebut "o" yang berfokus pada integrasi penalaran dalam memberikan jawaban.

Dimulai dengan GPT-5, ChatGPT dan penawaran API mereka akan mengintegrasikan kedua model menjadi satu, termasuk model o3 di dalamnya.

Dikatakan bahwa model o3 tidak akan ditawarkan secara terpisah, dan hanya akan tersedia dalam GPT-5.

Dengan langkah ini, pengguna GPT-5 gratis akan ditawarkan akses terbatas ke fitur penalaran otomatis, tetapi pengguna ChatGPT Plus dapat menjalankan dukungan penalaran pada tingkat tinggi, dan pengguna ChatGPT Pro akan mendukungnya pada tingkat yang lebih tinggi lagi.

Tujuan utama lab setelah peluncuran GPT-4.5 adalah mengintegrasikan model o-series dan model GPT-series. Sistem terpadu ini akan mampu memanfaatkan semua alat bantu yang tersedia, menentukan kapan pemikiran ekstensif diperlukan, dan akan mudah beradaptasi dengan spektrum tugas yang luas.

GPT-5, rilis berikutnya, akan menjadi sistem komprehensif yang menggabungkan sebagian besar teknologi OpenAI, termasuk model o3. Versi mandiri dari model o3 tidak akan lagi tersedia setelah GPT-5 diperkenalkan.

OpenAI juga merencanakan perubahan untuk platform ChatGPT dan API-nya. Pengguna tingkat gratis ChatGPT akan memiliki akses obrolan tanpa batas ke GPT-5 pada pengaturan intelijen standar, meskipun penggunaan akan dipantau untuk mencegah penyalahgunaan.

Untuk pelanggan Plus dan Pro ChatGPT, akan ada opsi untuk menjalankan GPT-5 pada tingkat kecerdasan yang lebih tinggi. Model yang disempurnakan ini akan mencakup fitur-fitur seperti suara, kanvas, pencarian, dan kemampuan penelitian mendalam. Perubahan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman AI yang lebih ramping dan efisien bagi pengguna secara keseluruhan.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Penggunaan AI Melesat...
Penggunaan AI Melesat Sebabkan Harga Mobil Naik Signifikan
Apa Itu Pax Silica?...
Apa Itu Pax Silica? Aliansi UE dan AS untuk Melawan Dominasi AI China
Rekomendasi
Kontroversi Piala Dunia...
Kontroversi Piala Dunia 2026 dan Sikap Santai Infantino: Kenapa Dulu Coret Indonesia?
ASN BPK Kenakan Rompi...
ASN BPK Kenakan Rompi Oranye KPK
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
Berita Terkini
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved