Ilmuwan Ungkap Aktivitas Otak Manusia Menjelang Ajal di Depan Mata
Senin, 10 Februari 2025 - 19:39 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai seorang ahli bedah saraf, dr. Zemmar dan timnya memonitor aktivitas otak pasien selama 900 detik sebelum dan sesudah kematian. Mereka secara khusus fokus pada 30 detik sebelum dan sesudah jantung berhenti berdetak.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun jantung pasien telah berhenti berdetak, gelombang otak yang terkait dengan ingatan tetap aktif. Bahkan, gelombang gamma, yang bertanggung jawab atas fungsi kognitif tingkat tinggi, mengalami peningkatan secara drastis.
Hipotesis pertama: Kurangnya oksigen di otak menyebabkan neuron melepaskan sinyal secara tidak terkendali, sehingga memunculkan kembali memori-memori masa lalu.
Hipotesis kedua: Ketika seseorang menghadapi ancaman kematian, amigdala bagian otak yang berperan dalam pemrosesan emosi dan memori—memicu pelepasan ingatan lama, menyebabkan seseorang mengalami kilasan hidup dalam beberapa detik terakhirnya.
Implikasi Medis dan Etis dari Temuan Ini
Penelitian ini memberikan bukti nyata bahwa otak manusia masih aktif bahkan setelah jantung berhenti. Temuan ini juga sejalan dengan pengalaman mendekati kematian yang sering dilaporkan oleh pasien yang pernah berada di ambang kematian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun jantung pasien telah berhenti berdetak, gelombang otak yang terkait dengan ingatan tetap aktif. Bahkan, gelombang gamma, yang bertanggung jawab atas fungsi kognitif tingkat tinggi, mengalami peningkatan secara drastis.
Hipotesis pertama: Kurangnya oksigen di otak menyebabkan neuron melepaskan sinyal secara tidak terkendali, sehingga memunculkan kembali memori-memori masa lalu.
Hipotesis kedua: Ketika seseorang menghadapi ancaman kematian, amigdala bagian otak yang berperan dalam pemrosesan emosi dan memori—memicu pelepasan ingatan lama, menyebabkan seseorang mengalami kilasan hidup dalam beberapa detik terakhirnya.
Implikasi Medis dan Etis dari Temuan Ini
Penelitian ini memberikan bukti nyata bahwa otak manusia masih aktif bahkan setelah jantung berhenti. Temuan ini juga sejalan dengan pengalaman mendekati kematian yang sering dilaporkan oleh pasien yang pernah berada di ambang kematian.
Lihat Juga :