Mark Zuckerberg: 2025 Bakal Jadi Tahun yang Panas bagi Meta

Sabtu, 01 Februari 2025 - 11:07 WIB
loading...
Mark Zuckerberg: 2025...
Mark Zuckerberg menyebut tahun 2025 akan jadi tantangan berat bagi Meta. Foto: Reuters
A A A
AMERIKA - Video CEO Meta, Mark Zuckerberg, yang “ngomel” ke karyawan dalam rapat besar perusahaan bocor ke publik. Di video tersebut Zuckerberg mengatakan agar karyawan “bersiap” menghadapi tahun yang "intens" di 2025. Bahkan, ia juga menyinggung beberapa perubahan kebijakan terbaru.

Zuckerberg membuka rapat dengan tegang di 2025. Dia mengatakan kepada staf bahwa dia berharap untuk memiliki gambaran yang lebih jelas tentang arah perusahaan pada akhir 2025 dan bahwa AI akan menjadi prioritas utama.
Dia juga menyinggung perubahan kebijakan terbaru yang berkaitan dengan pemeriksaan fakta dan program untuk keragaman, kesetaraan, dan inklusi.

“Ini adalah maraton, bukan sprint," katanya dalam rekaman yang ditinjau oleh Business Insider. "Tapi sejujurnya, tahun ini terasa sedikit lebih seperti sprint bagi saya,”. Meta menolak memberikan komentar.

Meta Bertaruh pada AI

Dalam monolognya, Zuckerberg memprediksi bahwa 2025 akan menjadi tahun di mana asisten digital yang "sangat cerdas dan personal" mencapai 1 miliar pengguna.

"Saya pikir siapa pun yang sampai di sana pertama akan memiliki keunggulan jangka panjang dan tahan lama untuk membangun salah satu produk paling penting dalam sejarah," kata Zuckerberg.

Zuckerberg juga menegaskan kembali keyakinannya bahwa ini akan menjadi tahun di mana Meta mulai melihat agen AI mengambil alih pekerjaan, termasuk menulis perangkat lunak/coding.

Ketika ditanya apakah ini akan menyebabkan PHK, Zuckerberg mengatakan "sulit untuk diketahui". Meski diakui nantinya ada pekerjaan yang tergantikan AI, tapi para insinyur juga bisa memanfaatkan kecerdasan buatan untuk jadi lebih produktif.

Meta Melakukan Perubahan Kebijakan

Zuckerberg menyoroti beberapa hal. Termasuk pengumuman bahwa mereka akan beralih dari pemeriksa fakta pihak ketiga ke sistem catatan komunitas seperti yang digunakan X milik Elon Musk.

Dia mengatakan kepada staf untuk menunggu dan melihat bagaimana sistem baru itu akan diimplementasikan.
"Saya sebenarnya cukup optimis bahwa ini pada akhirnya akan menjadi sistem yang lebih baik," katanya.

Zuckerberg juga mengatakan bahwa ini akan menjadi tahun untuk "mengatur ulang" hubungan Meta dengan pemerintah di seluruh dunia.

Baca Juga: WhatsApp Disusupi Spyware! HP Jadi Mata-mata di Saku Anda?

"Setelah beberapa tahun terakhir, kami sekarang memiliki kesempatan untuk memiliki kemitraan yang produktif dengan pemerintah Amerika Serikat, dan kami akan mengambilnya," kata Zuckerberg.

"Saya pikir itu adalah hal yang benar untuk dilakukan. Bahkan di beberapa area mungkin ada ketidaksepahaman. Tapi, kita memiliki tujuan bersama agar kita dapat melayani komunitas lebihbaik,”katanya.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
WhatsApp Kembangkan...
WhatsApp Kembangkan Fitur Pesan Selamat Datang Otomatis di Grup
Patut Dicontoh Indonesia,...
Patut Dicontoh Indonesia, Eropa Paksa Meta Bayar Karya Jurnalis yang Ditayangkan
Geger Layanan Berbayar...
Geger Layanan Berbayar WhatsApp Plus: Rp13 Ribu untuk Stiker dan Fitur Receh
Ngeri atau Canggih?...
Ngeri atau Canggih? Meta Rilis Fitur WhatsApp AI yang Bisa Balas Chat Keluarga Sendiri
10 Ucapan Sumpah Pemuda...
10 Ucapan Sumpah Pemuda untuk Dibagikan di Grup WhatsApp Keluarga dan Kantor
Kocak, Bos Meta Mark...
Kocak, Bos Meta Mark Zuckerberg Digugat Pengacara AS Bernama Mark Zuckerberg
Nomor HP Said Iqbal...
Nomor HP Said Iqbal Disebar sebagai Adies Kadir: Itu Kan Teror
Rekomendasi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Berita Terkini
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved