Dinosaurus Paling Buas yang Pernah Hidup di Afrika Ditemukan
Selasa, 21 Januari 2025 - 20:20 WIB
loading...
Fosil dinosaurus terbuas di Afrika. FOTO/ IFL SCIENCE
A
A
A
WAHYU BUDI SANTOSO - Spesies dinosaurus besar telah diidentifikasi oleh para ilmuwan , dan diperkirakan hidup sekitar 95 juta tahun yang lalu di Afrika.
BACA JUGA - Thailand Surganya Kehidupan Dinosaurus, Bagaimana dengan Indonesia?
Dengan panjang mencapai 10 meter, ia diperkirakan sebagai salah satu karnivora darat terbesar yang pernah ada di planet kita dan kerabatnya termasuk Carcharodontosaurus dari Afrika Utara dan Amerika Selatan, serta dinosaurus predator dari Asia.
Kerangka tersebut digali di Oasis Bahariya di Mesir dan kemudian disimpan bersama fosil dinosaurus Mesir lainnya di Koleksi Negara Bavaria untuk Paleontologi dan Geologi di Munich.
Penemuan markgrafi Tameryraptor ini berkat foto-foto arsip kerangka dinosaurus tersebut dari sebelum tahun 1944, karena fosilnya telah hancur selama Perang Dunia Kedua.
Saat itu, fosil tersebut dimasukkan ke dalam genus Carcharodontosaurus, yang berarti kadal bergigi hiu.
Akibat Perang Dunia Kedua, pengeboman tersebut menyebabkan kerusakan yang cukup besar pada koleksi fosil dari Mesir, yang dipamerkan di Munich.
BACA JUGA - Thailand Surganya Kehidupan Dinosaurus, Bagaimana dengan Indonesia?
Dengan panjang mencapai 10 meter, ia diperkirakan sebagai salah satu karnivora darat terbesar yang pernah ada di planet kita dan kerabatnya termasuk Carcharodontosaurus dari Afrika Utara dan Amerika Selatan, serta dinosaurus predator dari Asia.
Kerangka tersebut digali di Oasis Bahariya di Mesir dan kemudian disimpan bersama fosil dinosaurus Mesir lainnya di Koleksi Negara Bavaria untuk Paleontologi dan Geologi di Munich.
Penemuan markgrafi Tameryraptor ini berkat foto-foto arsip kerangka dinosaurus tersebut dari sebelum tahun 1944, karena fosilnya telah hancur selama Perang Dunia Kedua.
Saat itu, fosil tersebut dimasukkan ke dalam genus Carcharodontosaurus, yang berarti kadal bergigi hiu.
Akibat Perang Dunia Kedua, pengeboman tersebut menyebabkan kerusakan yang cukup besar pada koleksi fosil dari Mesir, yang dipamerkan di Munich.
Lihat Juga :