Riset: Ternyata Kompetisi Bahasa Dapat Melatih Daya Ingat Anak
Senin, 13 Januari 2025 - 21:22 WIB
loading...
Melatih Daya Ingat Anak. FOTO/ neuro science news
A
A
A
JAKARTA - Kemampuan berbahasa sangat berpengaruh dalam pertumbuhan dan perkembangan anak saat dewasa. Tak hanya dalam hal komunikasi, kelebihan berbahasa juga bermanfaat pada area lain.
BACA JUGA - Daya Ingat Menurun? Blueberry hingga Kopi Solusinya
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Washington menemukan bahwa kemampuan bahasa yang baik mendukung kesuksesan dalam bidang akademik dan sosial.
"Banyak penelitian fokus pada matematika, sains, dan literasi, tetapi tak sadar bahwa bahwa memegang peran penting," tukas peneliti Amy Pace.
Studi tersebut melihat keterampilan kesiapan bersekolah yang komprehensif dan mencoba menentukan apa yang merupakan prediktor paling kuat dari keberhasilan anak nantinya.
Peneliti lain Kathy Hirsh-Pasek mengungkapkan bahwa bahasa, kemampuan untuk belajar kata-kata dengan lancar dan merangkai mereka menjadi kalimat, adalah hal yang krusial.
Untuk penelitian ini Pace dan rekan-rekannya memeriksa data longitudinal dari sekitar 1.200 anak-anak. Penelitian tersebut menggunakan beberapa ukuran keterampilan akademik dan sosial pada usia dan tingkat kelas tertentu, termasuk evaluasi saat masuk ke taman kanak-kanak dan di kelas 1, 3 dan 5.
BACA JUGA - Daya Ingat Menurun? Blueberry hingga Kopi Solusinya
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Washington menemukan bahwa kemampuan bahasa yang baik mendukung kesuksesan dalam bidang akademik dan sosial.
"Banyak penelitian fokus pada matematika, sains, dan literasi, tetapi tak sadar bahwa bahwa memegang peran penting," tukas peneliti Amy Pace.
Studi tersebut melihat keterampilan kesiapan bersekolah yang komprehensif dan mencoba menentukan apa yang merupakan prediktor paling kuat dari keberhasilan anak nantinya.
Peneliti lain Kathy Hirsh-Pasek mengungkapkan bahwa bahasa, kemampuan untuk belajar kata-kata dengan lancar dan merangkai mereka menjadi kalimat, adalah hal yang krusial.
Untuk penelitian ini Pace dan rekan-rekannya memeriksa data longitudinal dari sekitar 1.200 anak-anak. Penelitian tersebut menggunakan beberapa ukuran keterampilan akademik dan sosial pada usia dan tingkat kelas tertentu, termasuk evaluasi saat masuk ke taman kanak-kanak dan di kelas 1, 3 dan 5.
Lihat Juga :