9 Pantai Ditutup Gara-gara Bola Misterius Bertebaran

Rabu, 15 Januari 2025 - 16:27 WIB
loading...
9 Pantai Ditutup Gara-gara...
Bola Misterius Bertebaran di 9 Pantai di Australia. FOTO/ AFP
A A A
SIDNEY - Sembilan pantai di Sidney, Australia terpaksa ditutup untuk umum setelah sejumlah bola misterius seukuran kelereng, beberapa bahkan lebih besar, ditemukan di berbagai lokasi.

BACA JUGA - Bola-bola Misterius Mengandung Zat Mudah Terbakar Terdampar di Pantai Australia

Sembilan pantai tersebut adalah Manly, Dee Why, Long Reef, Queenscliff, Freshwater, Curl Curl North dan South, Steyne North, dan Narrabeen North.

Pantai Manly sangat populer di kalangan wisatawan dan penduduk lokal yang sering berkunjung untuk bermain ombak atau bersantai.

Seperti dilansir dari The Sun, sejauh ini, asal usul bola tersebut belum diketahui.

Namun, pihak berwenang bekerja sama erat dengan badan lingkungan hidup negara bagian untuk mengumpulkan sampel untuk pengujian.

Wali Kota Northern Beaches Sue Heins berkomentar: “Saat ini, kami belum mengetahui benda apa itu.”

Namun, juru bicara Sidney Water Corporation mengatakan kemungkinan itu adalah bola minyak.

Pada bulan November tahun lalu, beberapa benda berbentuk bola hitam misterius dan berbau busuk ditemukan di beberapa pantai Sidney tetapi asal-usulnya tidak terungkap.

Saat itu, ahli kimia Jon Beves dari Universitas New South Wales mengatakan ia tidak tahu apakah limbah itu berasal dari sistem pembuangan limbah lokal, dibuang dari perahu, atau asal muasal lainnya yang tidak diketahui.

Sebelumya, Bola-bola tersebut terlihat di ujung timur Pantai Silver di Kurnell pada hari Selasa. Seseorang yang berjalan di pantai melihatnya dan memberi tahu Badan Perlindungan Lingkungan NSW (EPA).

Pihak berwenang tengah berupaya memperingatkan masyarakat tentang kontaminasi baru tersebut. Dewan Daerah Sutherland telah memasang rambu peringatan di bagian tersebut yang menyarankan masyarakat untuk tetap waspada.

Pada bulan Oktober, bola-bola hitam terdampar di pantai-pantai Sydney. Para pejabat mengatakan jumlah bola-bola dan puing-puing yang ditemukan dalam insiden terakhir jauh lebih sedikit daripada kontaminasi sebelumnya.

Beberapa bola yang ditemukan berbentuk bulat dan seukuran bola emas. Bola yang lebih besar bentuknya tidak beraturan. Warnanya bervariasi, ada yang berwarna putih, ada pula yang berwarna pucat, hijau, abu-abu, atau hitam.

Tempat pertama bola-bola ini ditemukan adalah di Pantai Coogee. Kemudian, lebih banyak bola-bola itu terdampar di pantai-pantai pinggiran timur lainnya. Setelah diselidiki, bola-bola itu ternyata adalah bola-bola tar, kata Dewan Kota Randwick.

Bola-bola tar terbentuk ketika gumpalan kecil minyak mengapung di pantai selama waktu tertentu. Pekerja dengan pakaian hazmat mengumpulkan bola-bola itu dan mengirimkannya untuk diuji.

Namun, pengujian selanjutnya menemukan bahwa bola-bola tar itu adalah sesuatu yang jauh lebih menjijikkan.

Bola-bola itu ternyata adalah kumpulan lemak yang mengandung kotoran manusia, zat kimia yang tidak dapat terbakar, dan metamfetamin.

Para ilmuwan di University of New South Wales memastikan bahwa gumpalan-gumpalan itu sebagian besar adalah karbon, bukan bahan bakar fosil.

Mereka mengatakan bahwa bola-bola itu adalah "kotoran manusia" dan juga mengandung sejumlah lemak dan minyak.

Mereka juga memperhatikan keberadaan molekul-molekul berminyak yang biasanya ditemukan dalam buih sabun, minyak goreng, dan sumber-sumber makanan.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Reservoir Air Kuno Misterius...
Reservoir Air Kuno Misterius Ditemukan di bawah Samudra Atlantik
Lukisan Rembrandt yang...
Lukisan Rembrandt yang Hilang Selama 65 Tahun Tiba-tiba Muncul Kembali
Peneliti Indonesia Kembali...
Peneliti Indonesia Kembali Temukan Jenis Baru Rafflesia
Batu dari Era Romawi...
Batu dari Era Romawi Bikin Ilmuwan Bingung Bahkan AI pun Ikutan Pusing
Virus Raksasa Ditemukan...
Virus Raksasa Ditemukan di Kolam Jepang Berikan Petunjuk Misterius
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
2 Ganda Putra Indonesia...
2 Ganda Putra Indonesia Ditarik dari Australian Open 2026
Rekomendasi
Ahmad Sahroni Bentuk...
Ahmad Sahroni Bentuk ASC Padel, Rekrut Pelatih Spanyol untuk Cetak Atlet
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Lansia 70 Tahun di PIK...
Lansia 70 Tahun di PIK Nyaris Diculik, Pelaku Kini Diburu Polisi
Berita Terkini
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved