Bisa Dicontoh Indonesia, Ini Cara Nepal Menambah Jumlah Populasi Harimau

Senin, 13 Januari 2025 - 13:22 WIB
loading...
A A A
Penilaian populasi dilakukan setiap empat tahun, dan hitungan terakhir menunjukkan jumlahnya telah mencapai 355 – angka ini tidak termasuk hewan muda dan anak singa.

Selain menindak perdagangan satwa liar ilegal, para konservasionis bekerja sama dengan masyarakat lokal, termasuk meluncurkan skema kompensasi untuk mengganti ternak yang dibunuh oleh harimau.

Inisiatif lainnya termasuk bantuan untuk mengurangi ketergantungan penduduk lokal pada kayu bakar, kata WWF, dan untuk membantu mereka meraup manfaat dari pariwisata sehingga mereka tidak perlu lagi melakukan perburuan liar dan penebangan liar.

Untuk memerangi perburuan liar yang menyebabkan punahnya jumlah harimau, sejumlah kelompok antiperburuan liar berbasis pemerintah dan masyarakat dibentuk.

Strategi ini juga menguntungkan badak, dengan jumlah mereka meningkat dari 645 menjadi 752 antara tahun 2015 dan 2021, peningkatan sebesar 16%.

Becci May, penasihat program senior, program Asia, di WWF-UK, mengatakan: “Pencapaian Nepal dalam menggandakan jumlah harimau di alam liar adalah berkat kemauan politik jangka panjang dan dukungan masyarakat setempat.

“Komitmen masyarakat Nepal untuk mengurangi perburuan liar dan melindungi harimau bersifat inspiratif dan dapat menjadi model bagi konservasi di tempat lain.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aneh! Ilmuwan Temukan...
Aneh! Ilmuwan Temukan Mumi Cheetah Langka di Gurun Arab
Tiga Dekade Dinyatakan...
Tiga Dekade Dinyatakan Punah, Spesies Kucing Liar Ini Terlihat Lagi
Kolaborasi Strategi...
Kolaborasi Strategi AWS-MNC Group Dorong Lompatan Transformasi Digital
Perdagangan Harimau...
Perdagangan Harimau Semakin Merajalela, Indonesia Termasuk Penyumbang Terbesar
Gunakan AI, Ilmuwan...
Gunakan AI, Ilmuwan Temukan Jenis Auman Baru Singa
Sikorsky Luncurkan S-70UAS...
Sikorsky Luncurkan S-70UAS U-Hawk, Helikopter Black Hawk Tanpa Pilot Pertama
Intervensi Rupiah Kuras...
Intervensi Rupiah Kuras Cadangan Devisa Rp37 Triliun per Bulan, Sistem Keuangan Dinilai Tak Sehat
Rupiah Tertekan, Ichsanuddin...
Rupiah Tertekan, Ichsanuddin Noorsy: Beban Fiskal dan Sektor Riil Kian Berat
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, China dan India Terancam Gagal Panen Imbas Kelangkaan Pupuk
Rekomendasi
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
Canda Prabowo ke HIPMI:...
Canda Prabowo ke HIPMI: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya
Hasil Australia Open...
Hasil Australia Open 2026: Alwi Farhan ke 16 Besar, Anthony Ginting Tersingkir
Berita Terkini
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved