Ngeri! Ekstensi Browser Chrome Disusupi Hacker, Data Pengguna bisa Raib
Sabtu, 28 Desember 2024 - 18:22 WIB
loading...
A
A
A
Jaime Blasco, salah satu pendiri Nudge Security yang berbasis di Austin, Texas, mengatakan bahwa ia telah menemukan beberapa ekstensi Chrome lain yang telah dirusak dengan cara yang sama seperti milik Cyberhaven. Setidaknya satu ekstensi tampaknya telah diserang pada pertengahan Desember.
Blasco mengatakan ekstensi lain yang terpengaruh termasuk yang terkait dengan kecerdasan buatan dan jaringan pribadi virtual. Ia mengatakan bahwa hal itu menunjukkan upaya oportunistik untuk menyedot data sensitif menggunakan ekstensi yang disusupi sebanyak mungkin.
"Saya hampir yakin ini tidak ditargetkan ke Cyberhaven," kata Blasco. "Jika saya harus menebak, ini hanya acak."
- Kerugian akibat kejahatan siber diperkirakan mencapai USD10,5 triliun per tahun pada tahun 2025. (CybersecurityVentures)
Blasco mengatakan ekstensi lain yang terpengaruh termasuk yang terkait dengan kecerdasan buatan dan jaringan pribadi virtual. Ia mengatakan bahwa hal itu menunjukkan upaya oportunistik untuk menyedot data sensitif menggunakan ekstensi yang disusupi sebanyak mungkin.
"Saya hampir yakin ini tidak ditargetkan ke Cyberhaven," kata Blasco. "Jika saya harus menebak, ini hanya acak."
Tanggapan dan Investigasi
CISA, badan pengawas siber AS, merujuk pertanyaan ke perusahaan yang terlibat. Pesan yang meminta komentar dari Alphabet, yang membuat browser Chrome, tidak segera dibalas.Analisis: Meningkatnya Ancaman Keamanan Siber
Insiden ini menunjukkan bahwa ekstensi browser dapat menjadi vektor serangan bagi para peretas untuk mencuri data sensitif pengguna. Para ahli keamanan siber mengingatkan pengguna untuk berhati-hati dalam menginstal ekstensi browser dan memastikan bahwa ekstensi tersebut berasal dari sumber yang tepercaya. Baca Juga:Data dan Tren:
- Pada tahun 2023, terjadi peningkatan sebesar 38% dalam serangan siber secara global. (Accenture)- Kerugian akibat kejahatan siber diperkirakan mencapai USD10,5 triliun per tahun pada tahun 2025. (CybersecurityVentures)
(dan)
Lihat Juga :