Fenomena Awan Cumulonimbus Ternyata Sudah Digambarkan dalam Al-Qur’an, Seperti Apa?

Sabtu, 28 Desember 2024 - 09:01 WIB
loading...
Fenomena Awan Cumulonimbus...
Awan Cumulonimbus ternyata sudah digambarkan dalam Al-Quran. Foto: Wikipedia
A A A
JAKARTA - Fenomena seperti awan cumulonimbus (Cb) ternyata sudah digambarkan dalam kitab suci umat Islam, yakni Al-Quran. Adapun tepatnya berada di Surat An-Nur ayat 43.

Awan cumulonimbus (Cb) sering dianggap sebagai ancaman dalam dunia penerbangan. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), awan ini dijelaskan sebagai salah satu awan konvektif yang terbentuk secara konveksi atau melalui proses naiknya udara membawa uap.

Melihat sekilas dari bentuknya, awan Cb tampak seperti jamur dengan bagian atasnya terdapat bentuk menyerupai topi. Jika dilihat dari permukaan, awan ini terlihat tebal dan gelap, sehingga tampak menakutkan.

Pada keberadaannya, cumulonimbus juga disebut sebagai awan yang sering dikaitkan dengan berbagai penyebab cuaca ekstrem. Dampaknya sendiri bisa memunculkan bencana hidrometeorologi, seperti badai petir dan curah hujan yang tinggi.

Terlepas dari fakta-fakta tersebut, fenomena awan cumulonimbus ternyata pernah diungkap dalam kitab suci umat Islam, Al Qur’an. Berikut ulasannya sebagaimana dirangkum dari berbagai sumber.

Fenomena Awan Cumulonimbus Ternyata Sudah Digambarkan dalam Al-Qur’an

Fakta mengenai awan cumulonimbus mungkin sudah sering diketahui orang. Bahkan, telah banyak ilmuwan yang mencoba menelitinya, termasuk menghubungkannya sebagai salah satu bentuk ancaman dalam dunia penerbangan.

Jauh sebelum itu, agama Islam melalui kitab sucinya telah memaparkan keberadaan awan cumulonimbus. Dalam buku ‘Miracles of Al-Qur'an & As-Sunnah’, karakteristik awan ini terlihat mirip seperti yang digambarkan dalam salah satu bagiannya, yakni Surat An-Nur ayat 43. Berikut terjemahan bacaannya:

“Tidakkah engkau melihat sesungguhnya Allah mengarahkan awan secara perlahan, kemudian mengumpulkannya, lalu menjadikannya bertumpuk-tumpuk. Maka, engkau melihat hujan keluar dari celah-celahnya. Dia (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan-gumpalan awan seperti) gunung-gunung. Maka, Dia menimpakannya (butiran-butiran es itu) kepada siapa yang Dia kehendaki dan memalingkannya dari siapa yang Dia kehendaki. Kilauan kilatnya hampir-hampir menghilangkan penglihatan." (QS. An-Nur Ayat 43).

Mengutip jurnal berjudul “Fenomena Awan Cumulonimbus dalam Al-Qur’an” karya Rahendra Maya, Prof. al-Zindānī memberikan ilustrasi saintis dan penjelasan ilmiah yang menarik tentang rahasia awan hingga fenomena cumulonimbus.

Ia menggambarkan tentang kumpulan awan yang dimulai dari potongan kecil, kemudian tumpukan awan itu mulai menebal dari sejumlah potongan awan yang terpisah-pisah dan membentuk sekumpulan awan yang lebih besar. Hal ini tentu senada dengan potongan ayat Al Qur’an di atas yang menyebutkan:

“Tidakkah engkau melihat sesungguhnya Allah mengarahkan awan secara perlahan, kemudian mengumpulkannya, lalu menjadikannya bertumpuk-tumpuk”.

Setelah terbentuk, bagian tengah awan mulai bergerak ke bagian yang paling atas seolah-olah awan tersebut memiliki poros di tengahnya. Pada pergerakannya yang cepat, kondisi ini akan menarik atau menghisap awan-awan lain yang berada di sampingnya dan menciptakan awan yang lebih besar lagi.

Hal demikian terjadi seterusnya sampai terbentuk satu gumpalan awan besar. Saat awan tumbuh dan terus naik, proses penumpukan dengan perantara gelombang kuat ini terjadi dalam ‘periode muda‛ dimana kapasitas air dari uap naik ke tingkat yang paling atas.

Hasilnya, gumpalan awan akan semakin menebal dan tumbuh menjadi berat hingga akhirnya jatuh menjadi hujan. Lagi, hal tersebut sesuai dengan potongan ayat di atas yang menyebutkan:

“Maka, engkau melihat hujan keluar dari celah-celahnya.”

Baca Juga: Gunung Merapi Erupsi, Luncurkan Awan Panas Sejauh 1.200 Meter

Nah, di antara awan-awan itu, ada awan cumuliform atau cumulonimbus yang terbentuk di ketinggian atau di lapisan atas atmosfer. Bentuknya mirip seperti gunung-gunung menjulang.

Awan ini juga menurunkan butiran-butiran es dan bisa menghasilkan kilat yang menyilaukan penglihatan untuk sekejap. Hal tersebut sesuai dengan potongan ayat di atas yang menyebut:

“Dia (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan-gumpalan awan seperti) gunung-gunung. Maka, Dia menimpakannya (butiran-butiran es itu) kepada siapa yang Dia kehendaki dan memalingkannya dari siapa yang Dia kehendaki. Kilauan kilatnya hampir-hampir menghilangkan penglihatan.”

Demikian ulasan mengenai fenomena awan cumulonimbus yang sudah digambarkan dalamAlQur’an.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Gunakan Inovasi...
Iran Gunakan Inovasi Penyemaian Awan di Tengah Kemarau Terburuk dalam Sejarah
Awan Berbentuk UFO Muncul...
Awan Berbentuk UFO Muncul di Langit Manchester selama 10 Menit
Ajaib! Berat Awan Setara...
Ajaib! Berat Awan Setara 100 Gajah tapi Kenapa Tidak Jatuh ke Tanah?
Penampakan UFO Kejutkan...
Penampakan UFO Kejutkan Turis di Ibiza
Viral, Kemunculan Awan...
Viral, Kemunculan Awan Merah Misterius Mirip UFO
Viral Fenomena Awan...
Viral Fenomena Awan Berlubang di Langit Jember, Netizen: Tanda Bencana?
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Bukan Pelangi Biasa,...
Bukan Pelangi Biasa, Ini Fakta Awan Warna-Warni di Jonggol Menurut Ahli IPB
Waspada Cuaca Ekstrem!...
Waspada Cuaca Ekstrem! BMKG Pantau Awan Konvektif Signifikan di Kalimantan hingga Papua
Rekomendasi
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo akan Ajukan Penangguhan Penahanan
Berita Terkini
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Memodernisasikan Pertahanan...
Memodernisasikan Pertahanan Maritim, Indonesia Berpotensi Kembangkan Teknologi Kapal Laut
Infografis
5 Hewan yang Namanya...
5 Hewan yang Namanya Diabadikan dalam Al-Quran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved