Teknologi Otomatis untuk Proses Stromal Vascular Fraction Diperkenalkan

Rabu, 18 Desember 2024 - 13:45 WIB
loading...
Teknologi Otomatis untuk...
Proses Stromal Vascular Fraction. Foto/ DVC STEM
A A A
JAKARTA - Daewoong Biologics Indonesia memaparkan produk seperti secretome dan sel NK (Natural Killer), serta proses produksi bersertifikasi CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik).

BACA JUGA - Genom Hiu Greenland Jadi Petunjuk Memperpanjang Umur Manusia

Hal ini menjadikannya perusahaan keempat di Indonesia yang memperoleh sertifikasi tersebut. CGBio Indonesia menampilkan CellUnit, perangkat pemrosesan Stromal Vascular Fraction (SVF) yang cepat, dengan fitur efisiensi waktu dan penggunaan yang mudah.

Keunggulan Daewoong terletak pada teknologi canggih dan proses manufaktur terapinya yang memastikan keamanan dan kualitas. Dengan melakukan penyaringan donor ketat sesuai standar FDA (Food and Drug Administration USA), Daewoong menjamin keamanan terapi selnya.

Selain itu, proses produksinya mengikuti pedoman ISCT (International Society for Cell and Gene Therapy), yang menjadi standar global dalam pengembangan terapi sel dan gen. Pedoman ini memberikan protokol komprehensif yang mencakup keamanan,
efektivitas, dan kualitas produk terapi.

Daewoong juga menawarkan portofolio terapi yang beragam, termasuk sel punca autologous (sel yang berasal dari diri sendiri) dari jaringan adiposa dan sumsum tulang, sel punca allogeneic (sel yang berasal dari donor) dari tali pusat, media terkondisi, hingga sel imun.

Teknologi ini memungkinkan pengobatan yang disesuiakan dengan kebutuhan pasien. Inovasi terbaru ini mencakup produksi sel NK autologus dan eksosom, yang sulit diproduksi secara lokal.

Pada kuartal pertama 2025, Daewoong berencana meluncurkan eksosom allogeneic dari tali pusat, memperkuat kepemimpinannya di sektor ini.

Terapi sel punca semakin menjadi solusi menjanjikan dalam penanganan berbagai penyakit, mulai dari ortopedi, neurologi, hingga dermatologi.

Pada bulan September lalu, Kementerian Kesehatan Indonesia mengeluarkan Pedoman Pelaksanaan Layanan Terapi Sel Punca di Bidang Ortopedi dan Traumatologi, yang menyediakan pedoman komprehensif untuk melaksanakan terapi sel punca di bidang tersebut. Berkat implementasi regulasi ini, terapi sel punca di bidang ortopedi dan traumatologi kini memiliki kerangka regulasi yang dapat berfungsi sebagai panduan standar bagi semua tenaga medis di Indonesia.

dr. Afriyanti Shandi, Sp.BP-RE, MARS, menyampaikan sesi mengenai berbagai produk sel punca dari Daewoong Biologics Indonesia. Dr. Afriyanti juga menyoroti CellUnit dari CGBio, teknologi otomatis canggih yang dirancang untuk memproses SVF secara efisien.

"Daewoong menawarkan berbagai produk terapi sel, termasuk sel punca, secretome, dan NK cells, kepada para dokter dan tenaga medis. Selain itu, fasilitas produksi Daewoong dapat memproses dan membudidayakan sel dari jaringan adiposa (Adipose Mesenchymal Stem Cells autologus) untuk mendukung pengobatan berbagai penyakit." tuturAfriyanti Shandi, Sp.BP-RE, MARS
Dalam Pertemuan Ilmiah Tahunan Perhimpunan Rekayasa Jaringan dan Terapi Seluler Indonesia (PIT REJASELINDO) pada 6-7 Desember 2024 di Jakarta,

"Selain itu, dalam pengembangan teknologi medis untuk aplikasi sel punca, CGBio memamerkan CellUnit, sistem otomatis yang dirancang untuk memproses SVF secara cepat dalam waktu sekitar 45 menit. Alat inovatif ini menawarkan keunggulan signifikan, termasuk proses sistem tertutup untuk mencegah kontaminasi bakteri dan mikroba serta waktu produksi SVF yang lebih cepat," tambah Dr. Afriyanti.

Produk sel punca dan teknologi canggih ini semakin memperkuat kontribusi Daewoong di Indonesia selama 20
tahun terakhir. Daewoong terus berkolaborasi dengan pakar dan profesional medis Indonesia, menawarkan
fasilitas mutakhir untuk mendukung transfer teknologi dan penemuan obat baru.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Cegah Penularan Virus...
Cegah Penularan Virus Hanta, WHO Sarankan Isolasi selama 6 Minggu
Vaksin Kanker Buatan...
Vaksin Kanker Buatan Rusia Menunjukkan Hasil Awal yang Menjanjikan
Cacing Sepanjang 8Cm...
Cacing Sepanjang 8Cm Berenang di Otak Wanita
Google Akan Akhiri Dukungan...
Google Akan Akhiri Dukungan Chrome untuk macOS 12 Pertengahan 2026
NASA Pastikan Gerhana...
NASA Pastikan Gerhana Matahari Cincin Api Akan Terjadi Bulan Depan
Edukasi Jadi Kunci Perkembangan...
Edukasi Jadi Kunci Perkembangan Industri Estetika Medis
Inflasi Medis Picu Kenaikan...
Inflasi Medis Picu Kenaikan Biaya Kesehatan, Allianz Ingatkan Pentingnya Proteksi Jangka Panjang
Vinski Tower & Celltech...
Vinski Tower & Celltech Stem Cell Centre Masuk Top 10 One Stop Stem Cell Center Dunia
Rekomendasi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Berita Terkini
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved